Virus Corona di Surabaya
Daftar Jalan Alternatif ke Surabaya yang Bisa Dilalui Selama Bundaran Waru Ditutup Total 14 Hari
Jalan akses menuju Kota Surabaya melalui Bundaran Waru ditutup total mulai hari ini, Rabu (7/7/2021).
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Jalan akses menuju Kota Surabaya melalui Bundaran Waru ditutup total mulai hari ini, Rabu (7/7/2021).
Rencananya, penutupan total di Bundaran Waru akan terus dilakukan selama PPKM Darurat hingga tanggal 20 Juli 2021 mendatang.
Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman mengimbau kepada masyarakat untuk melewati jalan alternatif bila masuk Kota Surabaya.
"Kami mohon maaf atas penutupan ini. Dan kami berpesan kepada masyarakat bila tidak ada kepentingan tetap dirumah saja," ujarnya, Rabu, (7/7/2021).
Menurutnya, penutupan ini bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat.
• UPDATE Bundaran Waru Ditutup Total, Pengendara ke Surabaya Geram: Seharusnya Kantor yang Diliburkan
Sejatinya, pihaknya telah melakukan penyekatan di perbatasan provinsi, rayon dan pintu keluar tol.
Hasilnya pun mulai tampak. Karena berdasarkan analisa dan evaluasi (anev) ada pengurangan.
Tapi khusus Surabaya, masih banyak mobilitas sehingga diambil kebijakan menutup total akses utama Bundaran Waru.
"Hasil evaluasi sudah ada penurunan hari pertama dan kedua, tapi sampai hari ke-5, dipilah-pilah orang masuk Surabaya, masih padat sekali," imbuhnya.
Penutupan total Bundaran Waru akan dilakukan selama 24 jam.
Seluruh kendaraan tanpa terkecuali, baik plat L maupun W dilarang melintas.
Kombes Pol Latif Usman menyebutkan bila ditemukan pengendara yang hendak melintas tanpa ada kepentingan tertentu dan tidak dilengkapi berkas-berkas pendukung seperti surat tes usap dan vaksin, akan disuruh putar balik.
"Pengendara diimbau melewati sejumlah jalur tikus atau alternatif untuk masuk Kota Surabaya," katanya, Rabu, (7/7/2021).
Pihaknya mengambil kebijakan tersebut karena lebih mementingkan keselamatan dan kesehatan masyarakat selama menerapkan aturan PPKM darurat.
Berikut daftar jalan alternatif menuju Surabaya:
RUTE ALTERNATIF 1 ; WARU - AKSES LINGKAR EMAS MASJID AL AKBAR -JL TAMAN INDAH - L RAYA PAGESANGAN - JL POLDA JAWA TIMUR GAYUNGSARI BARAT X- JL. GAYUNGSARI BARAT- JL. GAYUNG KEBONSARI - JL. YANI
RUTE ALTERNATIF 2 ; WARU - AKSES LINGKAR EMAS MASJID AL AKBAR -JL. TAMAN INDAH - JL. RAYA PAGESANGAN-JL BUNDARAN WARU GAYUNGSARI BARAT X- JL. MENANGGAL V - MENANGGAL VI- JL. YANI.
RUTE ALTERNATIF 3 ; ARAH DARI MEDAENG - JL. TAMAN INDAH - JL. RAYA PAGESANGAN - JL. GAYUNGSARI BARAT X- JL MENANGGAL V - JL MENANGGAL VI- JL. YANI
RUTE ALTERNATIF 4 ; ARAH DARI PABRIK PAKU -JL. BRIGJEN KATAMSO - JL. RAYA BERBEK - JL. RAYA WADUNG ASRI - JL. RUNGKUT MENANGGAL - JL. RUNGKUT TENGAH - JL. RUNGKUT INDUSTRI - JL. KENDANGSARI - JL. JEMUR ANDAYANI - JL. JEMURSARI - JL. A. YANI.
Bikin pengendara geram
Penutupan akses masuk Kota Surabaya di Bundara Waru depan Cito Mall tanpa ada sosialisasi membuat ribuan pengendara yang sudah telanjur berada di jalur menuju Surabaya harus kecele.
Penutupan akses masuk Surabaya itu berlaku untuk semua kendaraan, R2 maupun R4.
Tak peduli pengendara berplat L maupun plat W. Semua dilarang masuk. Petugas gabungan dari kepolisian dan dishub menutup rapat.
Tak pelak, situasi ini membuat mandeg dan macet.
Tidak ada yang tahu upaya apa lagi dari penutupan total bundaran waru itu.
Hingga berita ini diturunkan, TribunJatim.com dan Surya.co.id masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.
Rohman, seorang pengendara tampak geram atas penutupan itu.
"Bingung, kecewa juga tiba-tiba kok ditutup nggak tahu apa alasannya," kata Rohman salah satu warga yang menggunakan R2 ber plat L tersebut.
Dia yang mengaku hendak berangkat bekerja jadi bingung menuju tempat kerjanya.
"Seharusnya yang ditertibkan kantornya bukan jalannya. Kalau kantor libur pasti tidak akan ada orang yang keluyuran di jalan seperti ini," ucapnya.
Sementara itu, warga Sidoarjo yang sehari-hari bekerja di Surabaya bernama Agung Nur lebih memilih jalan alternatif lain.
"Saya lewat Masjid Agung. Tidak ada penjagaan maupun portal. Bagaimana lagi saya mau bekerja," ujarnya.
Sebelumnya disekat
Sebelum ditutup total hari ini, di Bundaran Waru sudah dilakukan penyekatan sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3 Juli 2021.
Para pengendara selain berplat Surabaya (plat L), maupun Sidoarjo (W), atau wilayah aglomerasi diperiksa petugas gabungan.
Mereka diminta untuk menunjukkan satu di antara surat perlengkapan administrasi.
Di antaranya, bukti telah melakukan vaksin, swab PCR (2x24 jam), atau swab antigen (1x24 jam), atau surat jalan untuk sejumlah profesi.
Bagi pengendara yang tak bisa menunjukkan satu di antaranya maka diminta untuk putar balik.
Hal ini terlihat dalam pemberlakuan PPKM Darurat hari pertama, Sabtu (3/7/20210).
Pada hari pertama penerapan ini, petugas gabungan melakukan penyekatan di Pos Bundaran Cito Surabaya.
Bundaran ini merupakan perbatasan Surabaya dengan Sidoarjo.
Di tempat ini, petugas dari kepolisian, satpol PP, hingga Dinas Perhubungan melakukan pemeriksaan.
Satu di antara pengendara yang harus diberhentikan adalah Hari.
Pengendara roda dua berplat S ini mengaku tinggal di Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.
"Saya diminta untuk menunjukkan bukti vaksin. Tapi, saya baru satu kali. Saya diperbolehkan jalan setelah menunjukkan surat kerja," kata Hari yang berprofesi sebagai apoteker ini.
Meskipun beralamat dekat dengan pos penyekatan, Hari mengaku tak mengakui akan adanya rencana penyekatan. "Saya cuma tahu kalau hari ini ada PPKM darurat," katanya.
Begitu halnya dengan Puji Rahayu. "Saya bekerja di ekspedisi, diperbolehkan untuk jalan," kata perempuan usai menunjukkan bukti swab antigen dan surat jalan.
Untuk diketahui, Surabaya menjadi satu di antara Kota di Indonesia yang mulai menjalankan PPKM darurat. Rencananya, ini akan berjalan hingga 20 Juli 2021.
Update Virus Corona di Surabaya
Berikut update virus corona di Surabaya pada hari ini (7/7/2021), di antaranya perkembangan zona merah di Jawa Timur.
Berdasarkan data terbaru di infocovid19.jatimprov.go.id, penambahan kasus virus corona di Jawa TImur menembus angka 1808 kasus.
Sebanyak 80 kasus di antaranya berada di Kota Surabaya.
Sementara itu, zona merah di Jawa Timur kian bertambah. Sebelumnya, wilayah Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi yang termasuk zona merah.
Kini, terdapat 14 wilayah di Jawa Timur yang dinyatakan zona merah, di antaranya Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sidoarjo, Banyuwangi, Situbondo.
Disusul Bondowoso, Lumajang, Malang, Batu, Lamongan, Nganjuk, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Madiun.
Update Virus Corona di Surabaya
Konfirmasi : 25825
Aktif : 816
Sembuh : 23594
Meninggal : 1415
Update Virus Corona di Jawa Timur
Konfirmasi : 182076
Aktif : 11186
Sembuh : 157467
Meninggal : 13423
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/suasana-bundaran-waru-arah-masuk-kota-surabaya-ditutup-total.jpg)