Virus Corona di Malang

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Wali Kota Malang Sutiaji Canangkan Tiada Hari Tanpa Vaksinasi

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif menyatakan, semua rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang penuh.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.CO.ID/Rifky Edgar
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif menyatakan semua rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang penuh. 

Dimana ventilasi udara cukup, sinar matahari juga cukup dan kepadatan yang normal.

Sementara itu, penjualan degan ijo juga meningkat dibanding hari-hari biasa.

Hal ini karena ada keyakinan air degan ijo bisa untuk kebugaran tubuh saat pandemi covid dan sebagai detox.

"Alhamdullilah penjualan meningkat," jelas Endah, penjual degan ijo di Sawojajar.

Penjualan bisa mencapai 100-200 biji per hari.

Harganya kini menjadi Rp 15.000 sampai Rp 25.000.

Sebelumnya ia menjual Rp 10.000. Hal ini karena untuk mencari barangnya sulit.

Pedagang mencari k Lumajang dan Blitar.

Fajar, salah satu pembeli menyatakan ia membeli degan ijo untuk menetralisir badan agar sehat dan tidak kena penyakit.

Ia sudah seminggu melakukan ini.

"Di samping minum vitamin C. Ini sebagai upaya sehat. Apalagi RS juga sudah tidak bisa menampung. Maka kita harus menjaga diri kita sendiri," kata pekerja swasta ini.

Setiap hari ada vaksinasi

Sementara itu, tiada hari tanpa vaksinasi di Kota Malang

Walikota Malang Sutiaji melihat pelaksanaan vaksinasi di area Stadion Gajayana, Selasa (6/7/2021).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved