Breaking News:

Apotek Online Lifepack

LIFEPACK: Penyebab, Gejala, dan Treatment untuk PCOS Atau Gangguan Hormon Pada Wanita

Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) merupakan salah satu kondisi kesehatan, di mana terjadinya gangguan hormon dalam tubuh wanita.

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi | Editor: Iksan Fauzi
Freepik by shisuka
Foto ilustrasi 

“Pada penderita pcos, tidak terbentuk folikel yang besar yang bisa memicu ovulasi, malah terbentuk banyak folikel kecil yang tidak mampu memicu ovulasi. Sebagai akibat tidak terjadi ovulasi maka endometrium semakin tebal dan dapat terjadi menstruasi yang tidak teratur, tidak mens lama,  yang berakibat menstruasi berat dan panjang. Konsultasikan dengan dokter apabila mengalami gejala2 tersebut,” tambah dr. Irma Lidia, tim dokter Lifepack

2.   Pertumbuhan Bulu yang Abnormal

Salah satu hormon yang juga terganggu keseimbangannya akibat PCOS ini adalah hormon androgen.

Hormon ini merupakan hormon pria, namun juga diproduksi dalam jumlah yang lebih sedikit di dalam tubuh wanita.

Namun, saat seorang wanita mengidap sindrom PCOS, tubuhnya akan memproduksi hormon androgen ini dalam jumlah yang lebih banyak.

Akibat melimpahnya hormon androgen ini dalam tubuh wanita, maka akan memicu pertumbuhan bulu atau rambut tubuh yang abnormal.

Layaknya pria, bulu kemungkinan akan tumbuh di antaranya di bagian wajah dan dada.

Kondisi tumbuhnya bulu tebal pada wanita di bagian yang tak normal ini disebut juga dengan hirsutisme.

3.   Sulit Hamil

Kesulitan untuk bisa mengandung atau hamil juga kerap dialami oleh wanita yang mengidap sindrom PCOS ini.

Kesulitan untuk hamil tentu saja disebabkan karena hormon tubuh yang mengalami gangguan, khususnya hormon progesteron. Akibatnya, ovulasi untuk bisa hamil pun tak bisa terjadi.   

4.   Wajah Berminyak dan Berjerawat

Hormon pria yang banyak jumlahnya di tubuh wanita dapat memicu wajah jadi lebih berminyak dibandingkan dengan yang terjadi saat kondisi normal.

Akibatnya, jerawat pun jadi tumbuh dengan subur. Area tubuh yang kerap kali ditumbuhi jerawat saat mengidap PCOS ini seperti wajah, dada, dan punggung bagian atas. 

Treatment untuk Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS)

Hingga saat ini, belum ditemukan obat yang bisa menyembuhkan sindrom polikistik ovarium ini.

Namun, beberapa gejala bisa diatasi untuk membuatnya semakin tak terkendali.

Bagi wanita dengan PCOS yang obesitas, cara mengatasi PCOS adalah dengan mengatur pola makan, mengonsumsi makanan sehat, dan rutin berolahraga, agar berat badan bisa normal.

Kondisi tubuh yang sehat dengan berat badan normal, diketahui bisa mengurangi gejala yang timbul akibat PCOS ini.

Selain dengan mencapai berat badan ideal, pengonsumsian obat-obatan serta tindakan laparoskopi juga bisa dilakukan, untuk mengatasi gejala seperti menstruasi yang tak teratur.

Dengan menjalani treatment ini, sebagian besar wanita dengan PCOS jadi bisa hamil.

Itulah tadi ulasan mengenai penyebab, gejala, serta treatment untuk mengurangi efek yang disebabkan oleh Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS).

Walaupun tak bisa sembuh seutuhnya, tetap saja gejalanya bisa berkurang dengan menjalani perawatan.

Apalagi kehamilan juga tak lagi jadi hal yang mustahil, dengan menjalani perawatan atas sindrom ini.

Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter secara online melalui aplikasi Lifepack yang dapat diunduh melalui Google Store dan App Store.

Anda juga dapat menebus resep dan membeli obat secara mudah dan bebas antre.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved