Berita Bondowoso

Angka Kematian Meningkat, Tim Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Bondowoso Butuh Tambahan Anggota

Jumlah anggota tim pemakaman jenazah pasien Covid-19 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso disebut terbatas.

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Cak Sur
Istimewa/BPBD Bondowoso
Sejumlah petugas pemakaman jenazah pasien Covid-19 BPBD Bondowoso tengah bertugas melakukan rposes pemakaman jenazah pasien Covid-19. 

SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Jumlah anggota tim pemakaman jenazah pasien Covid-19 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso disebut terbatas.

Oleh sebab itu, butuh penambahan jumlah anggota seiring meningkatnya angka kematian akibat Covid-19 yang terjadi saat ini.

Plt Kalaksa BPBD Bondowoso, Adi Sunaryadi mengatakan, saat ini pihaknya hanya memiliki dua tim pemakaman yang beranggotakan masing-masing 10 orang.

Melihat situasi sekarang, BPBD perlu menambah satu tim pemakaman lagi.

"Namun, penambahan tim pemakaman diakuinya perlu menyesuaikan anggaran yang ada," kata Adi Sunaryadi, Selasa (6/7/2021).

Ia melanjutkan, mereka tentu memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19. Upaya yang dilakukan untuk mengetahui kondisi tim pemakaman, setiap hari sebelum bertugas dilakukan cek kesehatan. Sekaligus pemberian vitamin setiap kali apel pagi.

"Tim pemakam tiap hari cek suhu. Setiap hari disemprot disinfektan setiap selesai melakukan pemakaman. Kalau tes swab/antigen menyesuaikan, kalau ada keluhan," ungkapnya.

Di sisi lain, BPBD terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Bondowoso untuk memastikan Alat Pelindung Diri (APD) bagi anggota pemakaman tercukupi sebagai sarana penunjang keselamatan.

"Hal tersebut dilakukan, karena mereka berhadapan langsung dengan jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19," pungkas Adi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved