Berita Surabaya

Pergoki Maling Motor, Tim Anti Bandit Polsek Sukolilo Surabaya Lumpukan Dua Pelaku Pakai Pelor

Tim Anti Bandit Polsek Sukolilo Surabaya kembali memberikan tindakan tegas, keras dan terukur kepada dua maling motor yang nekat beraksi saat pandemi.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Wakapolsek Sukolilo, AKP Hadi W didampingi Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin saat menunjukkan tersangka dan barang bukti kejahatannya, Senin (5/7/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Tim Anti Bandit Polsek Sukolilo Surabaya kembali memberikan tindakan tegas, keras dan terukur kepada dua maling motor yang nekat beraksi saat pandemi.

Sebelumnya, petugas telah mengamankan dua bandit pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), yakni Fathqur Rozy Yudik Permana (26) dan Fahmi Reza (25).

Mereka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas akibat melawan saat disergap di Jalan Semampir, dekat Kampus AWS Stikosa Surabaya beberapa waktu lalu.

Selang beberapa hari, pistol petugas kembali menyalak.

Empat polisi berpakaian preman melontarkan timah panas ke betis dua tersangka curanmor, Sulaksono Edyprayogo (42) warga Jalan Bulak Rukem Gang V, dan Badruttamam (31) warga Jalan Kedung Cowek Gang VI.

Kedua bandit itu diamankan saat beraksi di kawasan Ir Soekarno, Minggu (4/7/2021) dini hari.

Setelah dibuntuti petugas, kedua tersangka hendak mencuri sepeda motor yang terparkir di teras rumah warga dengan cara merusak kontak sepeda motor.

"Anggota Patroli Kring Serse mencurigai gerak gerik keduanya yang diduga hendak mencuri sepeda motor. Dan benar, dari kejauhan mereka terlihat melancarkan aksinya, lalu kami amankan," kata Kanitreskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin, Senin (5/7/2021) siang.

Saat disergap, mereka berupaya menerjang kepungan petugas untuk melarikan diri.

Dinilai membahayakan, petugas melepaskan dua tembakan peringatan ke udara.

Namun, hal itu tidak membuat para tersangka takut dan tetap berusaha melarikan diri.

"Dua tembakan peringatan tidak digubris para tersangka, kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan betis mereka. Setelah terjatuh, kami bawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis," tandas Abidin.

Kedua tersangka itu ternyata sudah dua kali beraksi, sebelum itu keduanya berhasil menggasak kendaraan bermoror di wilayah Surabaya Timur.

Mereka menyasar parkiran basement gedung di RSIA Merr dan Uno Hotel Jalan Genteng Surabaya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved