Video Viral

Ibu-ibu di Video Viral Sebut Pemerintah Dzalim dan Tidak Takut Covid-19 Terancam Penjara 5 Tahun

Seorang ibu-ibu asal Padang inisial Y di video viral sebut tidak takut Covid-19  dan pemerintah dzalim ditangkap polisi dan terancam penjara 5 tahun.

Editor: Iksan Fauzi
tangkapan layar
Ibu-ibu di video viral sebut pemerintah dzalim dan tidak takut Covid-19 terancam kurungan penjara 5 tahun setelah penyidik menjeratnya dengan UU ITE. 

Awalnya, Y datang ke Padang untuk melihat ibunya yang sakit.

Kemudian, Y bersama kerabatnya makan di Restoran Bebek Sawah pada Jumat (2/7/2021) dan membuat video pengunjung yang ramai tersebut.

Namun, video isengnya itu viral hingga Y harus berurusan dengan polisi.

Menurut Satake, Y bisa dijerat dengan Pasal 28 Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik juncto Pasal 160 juncto 270 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Baca juga: Viral Kerumunan di Warkop Diobrak Kapolres, Aksi Mulia Dandim Pasuruan Beri Uang ke Pemilik Warung

"Sekarang yang bersangkutan masih wajib lapor. Kita akan memintai keterangan saksi ahli dan selanjutnya gelar perkara untuk menentukan kasus ini lanjut atau tidak," kata Satake.

Sebelumnya diberitakan, video seorang wanita mengomentari protokol kesehatan Covid-19 di salah satu restoran di Kota Padang, Sumatera Barat, viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik, seorang ibu yang mengenakan hijab hitam menyebutkan sedang berada di Restoran Bebek Sawah.

Ia memvideokan kondisi di restoran yang ramai pengunjung.

Baca juga: Warga Surabaya Berebut Tabung Oksigen dan Seminggu Ini Stok Langka Sejak Kasus Covid-19 Melonjak

"Padang aman, tidak takut sama corona. Lihatlah, lihat. Saya lagi di Padang, makan di Restoran Bebek Sawah. Ramai, enggak ada jaga jarak. Bebas. Kenapa kita di Jakarta pada panik semua?” ujarnya.

"Udah jangan panik, terus saja lawan, pemerintahan zalim, ayo selamat makan semua,” katanya dalam video itu.

Kepala Satpol PP Padang Alfiadi membenarkan lokasi dalam video itu berada di Restoran Bebek Sawah di Jalan Patimura Padang.

Pihak Satpol PP sudah meminta keterangan pengelola restoran.

Namun, Alfiadi mengatakan belum bisa menyebutkan sanksi yang akan diberikan kepada pengelola. (Kompas.com)

Baca berita lainnya terkait PPKM darurat di SURYA.co.id

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved