Breaking News:

Video Viral

Ibu-ibu di Video Viral Sebut Pemerintah Dzalim dan Tidak Takut Covid-19 Terancam Penjara 5 Tahun

Seorang ibu-ibu asal Padang inisial Y di video viral sebut tidak takut Covid-19  dan pemerintah dzalim ditangkap polisi dan terancam penjara 5 tahun.

Editor: Iksan Fauzi
tangkapan layar
Ibu-ibu di video viral sebut pemerintah dzalim dan tidak takut Covid-19 terancam kurungan penjara 5 tahun setelah penyidik menjeratnya dengan UU ITE. 

SURYA.co.id - Seorang ibu-ibu asal Padang berinisial Y (55) di video viral menyebut tidak takut Covid-19  dan pemerintah dzalim ditangkap polisi dan terancam penjara 5 tahun.

Anggota Polda Sumbar menangkap Y di rumah orangtuanya di daerah Jati, Padang pada Minggu (4/7/2021). Y lalu diperiksa selama 4 jam oleh penyidik Polda Sumatera Barat.

Penyidik Polda Sumbar menjerat Y dengan Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 160 jo Pasal 270 KUHP, dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Kemarin malam kita amankan dan kemudian dibawa ke Mapolda Sumbar untuk diperiksa. Sekitar 4 jam diperiksa dan kemudian dikembalikan lagi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto yang dihubungi Kompas.com (grup SURYA.co.id), Senin (5/7/2021).

"Sekarang yang bersangkutan masih wajib lapor. Kita akan memintai keterangan saksi ahli dan selanjutnya gelar perkara untuk menentukan kasus ini lanjut atau tidak," ujarnya.

Baca juga: Cek dan Download Kartu Vaksin Covid-19 Anda di pedulilindungi.id, Syarat Naik Pesawat dan Kereta Api

Y merupakan warga Jakarta yang berasal dari Padang, Sumatera Barat. Kasus itu berawal saat Y datang ke Padang untuk melihat ibunya yang sakit.

Kemudian Y bersama kerabatnya makan di Restoran Bebek Sawah pada Jumat (2/7/2021), dan membuat video pengunjung yang ramai tersebut.

Kepada polisi, Y beralasan bahwa video itu dibuat hanya karena iseng.

"Pengakuan dia hanya iseng membuat video tersebut. Tapi kita akan tetap proses kasus tersebut," kata Satake.

Menurut Satake, Y bisa dijerat dengan Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 160 jo Pasal 270 KUHP, dengan ancaman 5 tahun penjara.

Baca juga: Kondisi Perawat Puskesmas Dikeroyok 3 Orang Curi Tabung Oksigen Subuh Hari, Rekaman Videonya Viral

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved