Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Minta Semua Pihak Maksimalkan Vaksinasi Covid-19 Saat PPKM Darurat di Jatim

Target vaksinasi Covid-19 di Jawa timur 300.000 dosis per hari dalam formasi All In One.

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat melakukan peninjauan gerai vaksinasi Covid-19 di Pendopo Kantor Kecamatan Ngoro, Senin (5/7/2021). 

Menurut Gubernur Khofifah, vaksinasi sebagai salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jawa Timur dan Indonesia. Dirinya meminta agar semua masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

"Oleh karena itu jaga diri, jaga keluarga, jaga negara dan ini artinya bahwa protokol kesehatan harus kita jaga di mana saja kapan saja," imbuhnya.

Di sela- sela kunjungannya, Khofifah yang didampingi Kadinkes Jatim dan kordinator kuratif melaksanakan rapat terbatas bersama Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Kapolres serta jajaran Kodim Mojokerto.

Gubernur Khofifah secara khusus meminta untuk segera melakukan penambahan Tempat Tidur (TT) di rumah sakit layanan Covid-19 di Kabupaten Mojokerto. Karena sesuai data, Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit di Kabupaten Mojokerto telah mencapai 89%. Sementara untuk tenaga kesehatannya juga harus segera diupayakan melalui kerja sama dengan IDI serta PPNI Kabupaten Mojokerto.

"Saya sudah menyampaikan kepada Ibu Bupati, bahwa harus ada percepatan penambahan tempat tidur, sekarang sudah dalam perencanaan. Tetapi paling tidak untuk Kabupaten Mojokerto seyogyanya sesegera mungkin ditambah 50% dari tempat tidur yang ada, baik untuk isolasi maupun untuk ICU," harapnya.

Gubernur Khofifah pun berpesan, agar semua pihak benar-benar disiplin menjalankan aturan-aturan yang berlaku pada pelaksanaan PPKM Darurat.

Ia berharap, pihak-pihak terkait mampu memberikan sosialisasi yang baik kepada masyarakat. Sesuai Inmendagri no 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat beberapa sektor khususnya yang termasuk kategori non essensial memang dibatasi untuk dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini keadaannya sudah darurat.

"Diharapkan seluruh masyarakat bisa memahami bahwa ini untuk perlindungan dan penyelamatan kita semua, untuk kebaikan kita semua," pungkas Gubernur Khofifah. (hms)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved