Breaking News:

Berita Banyuwangi

Dimentori Bos BUMN hingga Akademisi, Ribuan Anak Muda Banyuwangi Daftar "Jagoan Tani"

Antusiasme anak muda Banyuwangi untuk menggeluti bisnis pertanian dengan segala subsektornya ternyata masih cukup tinggi.

Penulis: Haorrahman | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. 

”Berbarengan dengan program Jagoan Tani ini jalan, dinas terkait akan mendampingi, seperti untuk urus perizinan, sehingga ini benar-benar akan menjadi real business, bukan hanya ide bisnis yang tidak dieksekusi,” tandas Bupati Ipuk.

Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiawan menjelaskan, Jagoan Tani adalah hasil transformasi dari kompetisi bisnis pertanian anak muda yang rutin digelar Banyuwangi sejak 2018.

”Sekarang kami transformasikan menjadi lebih terintegrasi. Bukan hanya ide atau rintisan bisnis pertanian dikompetisikan, tapi juga ada mentoringnya, dikoneksikan dengan perbankan dan disediakan lahan untuk usaha. Juga tentu ada hadiah Rp 120 juta untuk stimulus modal,” jelasnya.

Sejumlah mentor bakal dihadirkan untuk ”mencuci otak” anak muda Banyuwangi terkait konsep bisnis pertanian modern. Ada dosen hingga ada praktisi.

Ada Direktur Transformasi Bisnis PT Pupuk Indonesia, Panji Winanteya yang akan menjadi mentor anak-anak muda untuk masuk ke bisnis pertanian. Juga ada Ipang Wahid, pelaku ekonomi kreatif nasional yang kini menggeluti agribisnis.

Selain itu, ada sejumlah akademisi, seperti Dekan Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi Ervina Wahyu dan Luh Putu Suciati dari Pusat Inkubator Bisnis Teknologi LP2M Universitas Jember, serta pakar pemasaran digital Cucuk Rustandi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved