Rabu, 22 April 2026

Berita Lamongan

Hari Kedua PPKM Darurat, Petugas Gabungan di Lamongan Gerilya Pasar dan Warung Kopi

petugas gabungan melaksanakan operasi penerapan protokol kesehatan di dalam kota pada hari kedua PPKM darurat di Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: irwan sy
Kodim 0812 Lamongan
Petugas gabungan blusukan ke pasar sasar warung kopi di PPKM darurat hari kedua di Lamongan, Minggu (4/7/2021) 

Berita Lamongan
Reporter: Hanif Manshuri
Editor: Irwan Sy

SURYA.co.id | LAMONGAN - Hari kedua PPKM darurat di Lamongan Jawa Timur, petugas gabungan TNI Polri, Satpol PP dan Satgas Covid-19 bergerak melaksanakan operasi penerapan protokol kesehatan di dalam kota, Minggu (4/7/2021).

Operasi Aman Agung Nusa II Tahun 2021 itu menyasar pasar dan warung kopi yang tumbuh subur di Lamongan.  

Pada para pengunjung dan pedagang pasar serta pemilik warung kopi selalu diingatkan untuk mematuhi PPKM darurat.

Pengunjung pasar hanya boleh 50 persen, jaga jarak, memakai masker dan tutup hingga pukul 20.00 WIB, berlaku juga untuk pemilik warung.

Memakai masker, cuci tangan dan jagak jarak selalu didengungkan oleh tim gabungan ketika bertandang masuk pasar, menemui pemiliki warung dan PKL.

Pasi Ops Kodim 0812 Lamongan yang turut turun gunung, Kapten Inf Bekti Suprapto mengatakan, bahwa operasi yang dilakukan tim gabungan TNI Polri dan Satpol PP dengan jumlah 30 orang yang dituju adalah lingkungan pasar, warung kopi serta sejumlah tempat yang dimungkinkan menjadi kerumunan.

"Sasaran tim gabungan hari ini meliputi di Pasar Tingkat, Pasar Sidoharjo, JLS Sport Fitness, LSC dan Angkringan Boss, " katanya.

Sasaran lain adalah pedagang yang tidak mematuhi Prokes, tujuannya memberi pemahaman untuk membatasi kegiatan selama PPKM darurat berlaku.

Seperti yang sudah disampaikan Bupati, Kapolres dan Dandim 0812 Lamongan saat gelar apel pasukan, kegiatan ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Tidak ada tindakan represif apapun bagi mereka yang kedapatan tidak patuhi Prokes, namun diingatkan dan diimbau serta diberikan pemahaman dengan pola humanis.

Beda dengan mereka yang melanggar aturan wajib PPKM darurat.

Jika para pemilik warung, pasar tradisional buka melebihi ketentuan, tentu tim gabungan akan memerintahkan untuk menutup paksa.

Hari kedua PPKM darurat dirasakan petugas gabungan kepatuhan masyarakat cukup membanggakan. Kondisi ini diharapkan jangan sampai kendur hingga PPKM darurat berakhir.

"Kalau pola hidup baru dengan menaati Prokes harus dipertahankan," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved