Breaking News:

Berita Kampus Surabaya

Tuntut Independensi Kongres IKA UA, Dimas Oky Nugroho Berharap Pemilik Suara Punya Sikap Merdeka

Menjelang kongres ke-10 Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) pada  3 Juli 2021, Dimas Oky Nugroho menolak aklamasi.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Parmin
surya.co.id/habibur rohman
Caketum IKA UA (2021-2025) termuda Dimas Oky Nugroho Ph.D (tengah) memaparkan kesiapannya sekaligus membahas perkembangan "Kongres X IKA UA" di Surabaya, Jumat (2/7/2021).  

SURYA.co.id | SURABAYA -  Menjelang kongres ke-10 Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) pada  3 Juli 2021, Dimas Oky Nugroho menuntut agar pemilihan dilakukan secara demokratis, terbuka, transparan dan menolak aklamasi.

Mulai dari proses registrasi, pemilik suara yang melakukan proses pemilihan, hingga kepemimpinan sidang. 

"Kami menyerukan agar pemilik suara memilih dengan bahagia, tidak mudah terbeli suaranya, tertekan dan memiliki sikap merdeka.

Saya yakin semua memiliki integritas dalam menentukan pilihan," ujar salah satu kandidat ketua umum IKA UA tersebut saat konferensi pers di Coffe Toffee, Jumat (2/7/2021).

Dimas juga menyambut baik pemilihan Ketum IKA UA kali ini yang dilakukan melalui cara E-Voting dikarenakan masih dalam kondisi Pandemi serta tersebarnya pemilik suara di berbagai daerah.

"Kami mengapresiasi kinerja panitia pemilihan Ketum IKA UA yang sebelumnya digelar secara offline menjadi online. Dimana nantinya One Man One Vote menjadi cara terbaik. Saya menyambut baik keputusan ini," ujar Calon Ketum IKA UA 2021-2025 termuda ini.

Dimas berharap para alumni ikut berpartisipasi dalam membantu mensukseskan pesta demokrasi Unair agar dapat memberi manfaat berupa achievement bagi Universitas.

"Jadikan kongres kali ini menjadi ajang silahturahmi dan keguyuban antar para alumni sehingga siapapun yang terpilih nantinya dapat bermanfaat baik untuk masyarakat Unair dan masyarakat luas," ungkapnya.

Menilai kondisi persaingan dari antar calon Ketum IKA UA, Dimas mengaku optimis pihaknya akan tetap maju dengan visi besar untuk membersamai para alumni.

Ia mengajak para alumni untuk membantu Unair supaya menghasilkan calon-calon pemimpin untuk kemajuan bangsa dan negara dalam segala aspek kehidupan.

"Kedelapan calon Ketum IKA UA ini merupakan para ksatria terbaik yang dimiliki Unair. Kami ikut mewarnai konstentasi ini dengan dinamis dan guyub. Kami ikut mengawal agar pelaksanaan pemilihan jangan sampai terjadi manipulasi," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved