Breaking News:

PPKM Darurat

Hari Pertama PPKM Darurat, Emil Dardak : Masih Ada Warga Bepergian Tanpa Alasan Mendesak

Emil Elestianto Dardak menegaskan masyarakat diperbolehkan bepergian hanya untuk kepentingan mendesak.

surya.co.id/bobby kolloway
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat meninjau Pos Penyekatan Bundaran Cito, Sabtu (3/7/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemprov Jawa Timur mewanti masyarakat untuk konsisten menunda kepergian selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, 3-20 Juli 2021.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menegaskan masyarakat diperbolehkan bepergian hanya untuk kepentingan mendesak.

Pada hari pertama PPKM darurat, Sabtu (3/7/2021), Emil masih melihat sejumlah warga yang nekat melintas antar wilayah Aglomerasi.

Parahnya, mereka tak membawa dokumen bebas Covid-19 ataupun bukti mengikuti vaksin.

Ini di antaranya terlihat di Pos Penyekatan Bundaran Cito Surabaya, Sabtu (3/7/2021).

"Perlu kami ingatkan, (perjalanan lintas) aglomerasi diperbolehkan hanya untuk hal penting. Tadi kami lihat banyak yang nggak penting," kata Emil Dardak saat meninjau Pos Penyekatan Bundaran Cito.

Di pos ini banyak warga dari luar Surabaya nekad masuk ke Kota Surabaya tanpa membawa hasil swab atau pun bukti mengikuti vaksin. Akibatnya, mereka pun diminta untuk putar balik.

"Ini darurat. Kalau darurat, orang menahan diri," tegasnya.

Diakui Emil, pada hari pertama penerapan PPKM darurat masih banyak warga melakukan perjalanan.

Dengan padatnya penumpukan kendaraan, warga memang seakan tak sedang dalam PPKM darurat.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved