Breaking News:

PPK Darurat di Gresik

Aturan Lengkap PPKM Darurat di Gresik, Pembeli Kopi Dilarang Nongkrong di Warkop

Pada penerapan PPKM darurat di Gresik, Bupati Fandi Akhmad Yani mengatur salah satunya soal jual beli makanan dan minuman harus dibawa pulang.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/Willy Abraham
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani akrab dipanggil Gus Yani memimpin rapat para pengelola wisata di Aula kolam renang Dinasty, Kamis (1/7/2021). Bupati mengeluarkan SE berisi aturan lengkap PPKM di Gresik. 

SURYA.co.id | GRESIK - Pada penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM darurat di Gresik, Bupati Fandi Akhmad Yani mengatur salah satunya soal jual beli makanan dan minuman.

Aturan tersebut tertuang dalam surat edaran (SE) yang dikeluarkan Gus Yani, panggilan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Dalam SE tersebut, pelaksanaan kegiatan makan atau minum di tempat umum, misalnya warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan atau mall hanya menerima delivery atau take away dan tidak menerima makan di tempat.

Merujuk pada aturan tersebut, pembeli kopi di warung kopi (warkop) juga dilarang nongkrong, tapi harus dibawa pulang.

Selain itu, SE bupati juga mengatur terkait pembatasan tamu resepsi pernikahan, maksimal hanya diperbolehkan ada 30 orang.

Baca juga: Seorang Pria Lumajang Meninggal Sehari Suntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Pusing, Meriang & Muntah

Gus Yani menandatangani SE Nomor 13 Tahun 2021 tentang PPKM darurat yang pelaksanaannya mulai 3 - 20 Juli 2021.

Bupati mengajak semua pihak untuk mendukung keputusan Pemerintah tentang pemberlakuan PPKM darurat Jawa-Bali ini.

“Perkembangan paparan Covid-19 di Indonesia trendnya selalu naik. Hampir disemua kabupaten kota di Jawa dan Bali, tak terkecuali di Kabupaten Gresik. Hampir semua rumah sakit sudah mulai menolak pasien. Faktanya akhir-akhir ini banyak yang meninggal," ucapnya beberapa waktu lalu.

Bahkan, hanya dalam waktu empat hari penambahan 200 tempat tidur saat ini sudah penuh. Bupati juga mendapat laporan bahwa pemakaman di suatu wilayah di Gresik sudah penuh.

“Kami harus mengambil sikap dan sudah memerintahkan Asisten untuk mencari lahan tanah negara dan merupakan asset Pemkab Gresik untuk pemakaman umum baru. Alhamdulillah sudah mendapat lahan untuk makam baru," katanya.

Baca juga: Efek Samping Ivermectin, Obat Cacing yang Diyakini Lawan Covid-19, Bahaya Besar Bagi Penderita Liver

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved