Berita Surabaya

Dua Bandit Jalanan di Surabaya Terkapar Kena Tembak, Kepergok Polisi Saat Curi Sepeda Motor

Dari keterangan para pelaku, mereka sudah lima kali beraksi dan berhasil. Itu dilakukan secara acak di beberapa wilayah Surabaya Timur.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin bersama dua tersangka pencurian sepeda motor, Kamis (1/7/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Aksi dua maling motor di wilayah Semampir, Sukolilo, Kota Surabaya kepergok polisi.

Gerak gerik dua pemuda mencurigakan itu dipantau oleh Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Sukolilo dari kejauhan.

Benar saja, dua pemuda yang menggunakan sepeda motor Honda Beat bernopol L 4325 DM itu melaju dengan pelan sambil melihat kanan kiri.

Sesampainya di sekitar kampus AWS Surabaya, keduanya berhenti. Salah seorang pemuda yang dibonceng turun dan mendekati sebuah sepeda motor Honda Scoopy bernopol L 4273 NH.

"Dari situ anggota yang mengintai langsung mendekati kedua pelaku. Mereka malah memilih kabur meski sudah ada tembakan peringatan," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin, Kamis (1/7/2021).

Dua pemuda itu adalah Fathqurozy (26) warga Semolowaru Tengah I dan temannya Fahmi Reza (25) warga Kabupaten Bojonegoro.

"Mereka terpaksa kami lakukan tindakan tegas, karena tiga kali tembakan peringatan tidak digubris. Keduanya kami lumpuhkan pada bagian kaki dengan tindakan tegas terukur," imbuhnya.

Setelah terkapar, polisi kemudian menggeledah tas dan pakaian kedua pemuda tersebut. Hasilnya, ada sebuah kunci T yang sudah dipipihkan ujungnya.

Keduanya lalu dibawa ke rumah sakit dan selanjutnya diamankan ke Mapolsek Sukolilo Surabaya.

Dari keterangan para pelaku, mereka sudah lima kali beraksi dan berhasil. Itu dilakukan secara acak di beberapa wilayah Surabaya Timur.

"Lima kali. Hasilnya dijual ke Madura. Dapat uang 2,5 juta. Itu dibagi berdua,"ujar Fathqurozy yang juga seorang residivis pencurian dashboard mobil.

Kini, keduanya harus mendekam di dalam kerangkeng akibat perbuatannya. Mereka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved