Breaking News:

Virus Corona di Kediri

Kronologi 1 RT di Puncu Kediri Terpapar Covid-19 hingga Harus Mikro Lockdown, Berawal dari Lamaran

Berikut kronologi satu rukun tetangga (RT) di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, tertular Covid-19.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Musahadah
surya/farid mukarrom
Petugas Puskesmas Puncu Kediri melakukan tracing di Desa Gadungan Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri Rabu (30/6/2021) 

SURYA.CO.ID | KEDIRI - Berikut kronologi satu rukun tetangga (RT) di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, tertular Covid-19.

Terpaparnya warga dalam satu RT di Desa Gadungan ini mendorong pemerintah setempat menerapkan mikro lockdown.  

Menurut Kapolsek Puncu AKP Bowo Wicaksono mikro lockdown diterapkan berdasarkan hasil koordinasi pihaknya bersama camat dan Danramil.

"Kami bersama tiga pilar membangun posko untuk melakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Jadi kalau ada orang dari luar kota atau daerah masuk akan kami larang," ujarnya.

Dari hasil tracing terbaru yang dilakukan hari ini (30/6/2021) ada 43 warga yang dilakukan tes swab antigen.

Kisah Satu-satunya Bhabinkamtibmas Perempuan yang Setiap Hari Kampanyekan Prokes di Kota Madiun

Hasilnya dari 43 orang ini ada 13 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Bagaimana bisa covid-19 menyerang desa ini? 

Ternyata, hal ini berawal dari adanya warga yang mengadakan hajatan lamaran ke Banyuwangi Jawa timur.

Sepulang dari Banyuwangi warga tersebut mengalami sakit dan dibawa ke rumah sakit.

Hasilnya, dia positif Covid-10. 

Meski begitu dia tidak melakukan isolasi mandiri. 

Sehari setelahnya, tetangga dari warga yang positif Covid-19 ini meninggal dunia. 

Keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini kemudian layaknya tetangga biasa, ikut melayat.

Namun tak disangka dari kegiatan itu titik awal tetangga lainnya tertular Covid-19.

Selang tiga hari hampir satu deretan tetangga atau warga Desa Gadungan Puncu Kediri mengalami gejala Covid-19.

"Yang terdeteksi sakit ini ada 14 rumah kurang lebih orangnya 28 ditambah 9 orang gadungan timur," ujar Suprapto Ketua Gugus Tugas Covid-19 Desa Gadungan Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri Rabu (30/6/2021).

Petugas Puskesmas Puncu Kediri melakukan tracing di Desa Gadungan Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri Rabu (30/6/2021)
Petugas Puskesmas Puncu Kediri melakukan tracing di Desa Gadungan Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri Rabu (30/6/2021) (surya/farid mukarrom)

Kemudian Suprapto bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan terkait penanganan kluster Covid-19.

"Kita lakukan tracing biar gak terjadi risiko penularan Covid-19 yang lebih besar di masyarakat," tuturnya.

Suprapto menjelaskan bahwa dengan kejadian ini terdapat hikmah tersendiri dimana partisipasi masyarakat dalam penanganan Covid-19 meningkat.

"Awalnya masyarakat susah untuk diajak vaksin, tapi setelah ini antusias dan kesadaran masyarakat tinggi dan mau untuk divaksin," jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Puncu AKP Bowo Wicaksono mengatakan, penanganan Covid-19 ini sudah menjadi atensi pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Kediri.

"Kami melaksanakan tracing kepada masyarakat sekitar untuk mengetahui dan memutus mata rantai penularan Covid-19," jelasnya.

Saat ini partisipasi masyarakat juga tinggi dalam hal kesadaran penanganan Covid-19.

"Kita harapkan tak ada lagi tambahan kasus Covid-19, sehingga kita nanti bisa membuka kembali jalan dan masyarakat bisa beraktivitas normal," terangnya.

Kasus Serupa di Kota Kediri

Bantuan paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat satu RT yang melakukan isolasi mandiri di Kelurahan Setonopande, Kota Kediri, Selasa (29/6/2021).
Bantuan paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat satu RT yang melakukan isolasi mandiri di Kelurahan Setonopande, Kota Kediri, Selasa (29/6/2021). (surya.co.id/didik mashudi)

Satu RT di Kota Kediri dilakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Karantina dilakukan menyusul 11 warga di RT 03/RW 04 Kelurahan Setonopande terkonfirmasi positif Covid 19.

Pantauan awak media Selasa (29/6/2021), karantina mandiri RT dilakukan dengan menempatkan Posko PPKM Skala Mikro di mulut gang yang warganya melakukan karantina. 

Lurah Setonopande , Widyapurna Nurhuda mengatakan, bagi masyarakat yang dikenakan karantina wilayah mendapatkan bantuan paket sembako.

Pembagian sembako dilakukan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. 

"Teknisnya akan kami letakkan di depan rumah warga, jadi warga tinggal ngambil dan masuk lagi kedalam rumah untuk melakukan isolasi," tuturnya.

Nurhuda juga mengatakan, masa karantina wilayah skala mikro ini sesuai dengan peraturan Wali Kota Kediri dan Gugus Tugas Covid-19 Kota Kediri akan dilaksanakan selama 14 hari. 

Sedangkan bagi warga yang bekerja, pihak kelurahan siap membuatkan surat izin yang menerangkan bahwa yang bersangkutan sedang menjalani isolasi. 

"Kami fasilitasi surat izin bagi warga yang bekerja yang bisa digunakan sebagai keterangan izin kerja di perusahaan, kantor atau toko tempat mereka bekerja," ungkapnya.

Sedangkan penjagaan karantina wilayah dilakukan selama 24 jam oleh petugas 3 pilar Kelurahan Setonopande dibantu oleh warga sekitar.

"Kami berharap isolasi mandiri ini bisa berjalan maksimal. Bantuan paket sembako bisa bermanfaat, sehingga warga yang terkonfirmasi positif dapat segera dinyatakan negatif," jelasnya.

Sementara untuk membantu warga satu RT yang melakukan karantina mandiri, Kantor Dinas Sosial Kota Kediri telah menyalurkan bantuan sosial.

Triyono Kutut Purwanto, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri menjelaskan, menyusul kebijakan karantina wilayah guna memaksimalkan isolasi mandiri bagi warga di lingkungan RT 03 RW 04 Kelurahan Setonopande, kami salurkan sejumlah bantuan paket sembako plus untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan warga selama menjalani karantina.

Bantuan paket sembako ini diberikan kepada total 40 kepala keluarga. Bantuan paket sembako plus meliputi 20 kg beras, 3 kg telur, 4 liter minyak goreng, 4 kaleng sarden dan kecap 2 botol.

Selain bahan makanan, juga disertakan sebanyak 2 box masker yang diberikan kepada setiap kepala keluarga. 

Bantuan tersebut disalurkan melalui kelurahan setempat untuk selanjutnya didistribusikan kepada para penerima. (didik mashudi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved