Breaking News:

Dimas Oky Nugroho : Anak Muda Penentu Solusi Permasalahan Covid-19 untuk Segera Mereda

Ketua Perkumpulan Kader Bangsa, Dimas Oky Nugroho menjelaskan anak muda memiliki peran menjadi penentu solusi permasalahan Covid-19 agar dapat mereda

Penulis: Zainal Arif | Editor: Adrianus Adhi
surya.co.id/nuraini faiq
Dimas Oky Nugroho. 

SURYA.co.id, Surabaya - Meme Presiden Joko Widodo atau Jokowi yaitu "Jokowi: King of Lip Service" yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) merupakan bukti militansi anak muda dan keinginan untuk berpartisipasi.

Berbicara tentang kekuatan anak muda dalam penangan Covid-19 di Indonesia, Ketua Perkumpulan Kader Bangsa, Dimas Oky Nugroho menjelaskan anak muda memiliki peran menjadi penentu solusi permasalahan Covid-19 agar dapat mereda

"Jumlah Demografi anak muda sangat besar sehingga harus dibarengi dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan," ujar Dimas kepada SURYA.co.id, Rabu (30/6/2021).

"Hal ini penting, karena mobilitas mereka tinggi sehingga sosialisasi dari pemerintah harus diperkuat supaya mereka sadar dan mengupayakan diri untuk beraktivitas didalam rumah," imbuhnya.

Pria yang pernah menjabat presiden BEM Unair pertama era reformasi ini berharap agar pemerintah fokus pada perkerjaan untuk mendisiplinkan masyarakat.

Satu diantaranya ialah dengan meningkatkan sosialisasi kesadaran anak muda dan kelompok masyarakat usia rentan.

Di samping itu, memperkuat kordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai instansi negara menjadi hal yang penting untuk memastikan protokol kesehatan dapat dijalankan secara maksimal.

"Begitupun kerjasama dengan masyarakat sipil, organisasi sosial masyarakat, masyarakat ekonomi terutama pada saat situasi yang cukup tegang seperti sekarang," terang Calon Ketua Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) 2021-2025 ini.

"Di mana kamar rumah sakit penuh dan masyarakat mulai panik mencari tabung oksigen," imbuhnya.

Menyikapi hal tersebut, Dimas menghimbau agar masyarakat tidak panik. Ia percaya pemerintah sigap dalam mengatasi situasi yang berkembang.

"Pemerintah harus siap dan sigap dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Begitupun masyarakat juga tidak boleh menyepelekan Covid-19," tutur pria yang menjabat sebagai tim ahli menteri koordinator bidang perekonomian.

"Terutama anak muda, mereka harus menjadi relawan untuk mendisplinkan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. Seperti membuat spanduk, konten media sosial, datang kewarung-warung yang berkerumun hingga memantau mall karena negara tidak bisa sendiri," pungkasnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved