Breaking News:

Berita Tuban

Tunjangan Kinerja Guru Madrasah di Tuban Cair Rp 2 Miliar Lebih, Kemenag: Itu Sejak 2015-2018

Ratusan guru dan pengawas akan menerima pembayaran selisih tunjangan kinerja (tukin) yang terutang sejak 2015 hingga 2018.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Sudarsono
Kepala Kantor Kemenag Tuban, Sahid. 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Para guru madrasah dan pengawas di wilayah kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tuban, kini bisa bernafas lega.

Pasalnya, ratusan guru dan pengawas akan menerima pembayaran selisih tunjangan kinerja (tukin) yang terutang sejak 2015 hingga 2018.

Tukin yang terutang selama tiga tahun itu tak sedikit nilainya, mencapai angka miliaran rupiah.

"Terkait anggaran selisih tukin yang terutang dari 2015 sampai 2018 dibayar hari ini, dengan total anggaran lebih dari dua miliar rupiah," kata Kepala Kantor Kemenag Tuban, Sahid kepada wartawan, Senin (28/6/2021).

Sahid menjelaskan, penyelesaian pembayaran selisih tukin guru dan pengawas terhutang 2015-2018 ini, diperuntukkan bagi 217 tenaga pendidik.

Rinciannya, terdiri atas guru 189 orang dan pengawas madrasah 28 orang.

Ditambahkannya, tunjangan kinerja ini dirapel karena kebijakan pembayaran tidak bersamaan dengan anggaran.

"Nilai total tukin untuk 217 pendidik, baik guru madrasah dan pengawas. Dibayar hari ini," pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Hadi Sarjono menyatakan, pembayaran rapelan ini dikarenakan perubahan undang-undang.

Dasar pembayaran tukin ini Peraturan Presiden Nomor 154 tahun 2015 yang diperbarui dengan, Peraturan Presiden nomor 130 Tahun 2018 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kementerian Agama.

Hadi menyebutkan, dana yang dicairkan untuk tukin sejumlah Rp 2.063.637.548.

"Penghitungan tunjangan kinerja ini dihitung berdasarkan pangkat dan golongan," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved