Breaking News:

Liputan Khusus

Dalam Empat Hari  65 Anak di Jatim Tertular Covid-19

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jatim mencatat sebanyak 3.014 anak di Jawa Timur terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Kamis (24/6).

Editor: Tri Mulyono
SURYA.CO.ID
Update Virus Corona Surabaya (28/6/2021) 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jatim mencatat sebanyak 3.014 anak di Jawa Timur terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Kamis (24/6/2021).

Jumlah tersebut, setelah ditambah data terbaru, yakni 65 anak dalam pekan keempat bulan Juni 2021 (rentang 21-24 Juni 2021).

Berdasarkan data tersebut, sedikitnya ada 114 anak yang terkonfirmasi positif Covid-19 teridentifikasi mengalami gejala. Sedangkan 24 anak dikabarkan meninggal dunia.

Ketua IDAI Jatim dr Sjamsul Arief MARS SpA(K) menjelaskan data jumlah tersebut diakuinya lebih sedikit dari data yang dicatat Satgas Covid-19 Jatim. Karena, jumlah tersebut merupakan pasien anak yang secara khusus ditangani oleh dokter spesialis anak.

"Yang meninggal sampai saat ini memang dari dulu masih 24 orang anak, enggak ada penambahan dalam tiga minggu terakhir ini," katanya.

Data itu menunjukkan bahwa kurva perkembangan kasus Covid-19 di Jatim terbilang meningkat drastis. Karena itu, sesuai arahan dari Pengurus Pusat (PP) IDAI, Sjamsul menegaskan IDAI Jatim merekomendasikan untuk menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Yang perlu diwaspadai juga, tingkat kepatuhan masyarakat menjalankan prokes; 5 M, terpantau rendah.

Apalagi, diperparah dengan adanya varian baru Covid-19 yang ditengarai oleh para ahli, 60 kali lebih rentan menular ke orang lain.

Rekomendasi penundaan PTM di sekolah juga didasarkan pada proses vaksinasi, terutama kalangan guru, masih lamban. "Ya sebaiknya PTM ditunda," tegasnya.

Sjamsul menerangkan, ada tujuh aspek indikator yang menjadi petanda diperbolehkannya PTM di lingkungan sekolah.

Halaman
12
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved