Breaking News:

Jika Covid-19 Terkendali, Langgeng Makmur Bidik Penjualan Naik 10 Persen Tahun Ini

"Prediksi ini berlaku bila pemerintah berhasil mengendalikan pandemi covid-19 sehingga kegiatan ekonomi tetap bergerak," ujar Henri.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
surya.co.id/sri handi lestari
Kosasih Koenawan, Direktur PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI), bersama Corporate Secretary LMPI, Henri Subianto, saat public expose usai RUPS Tahunan, Jumat (25/6/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pandemi covid 19 yang berlangsung sejak Maret 2020, membuat penjualan produk PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) mengalami penurunan.

Namun penurunan terjadi untuk penjualan pasar domestik. Sedang pasar ekspor mengalami peningkatan cukup signifikan.

"Penjualan ekspor mengalami peningkatan 31 persen dari Rp 4,3 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp 5,7 miliar tahun 2020," kata Kosasih Koenawan, Direktur PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) saat public expose usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2020 di pabrik kawasan Beringin Bendo, Taman, Sidoarjo, Jumat (25/6/2021).

Selanjutnya tahun 2021, LMPI menargetkan pertumbuhan 10 persen dibanding tahun 2020. Tahun 2020, kinerja perseroan diakui mengalami penurunan. Terutama penjualan domestik yang turun 1 persen dari Rp 513 miliar di tahun 2019 menjadi Rp 508 miliar di tahun 2020.

"Penurunan ini terutama dari divisi pipa, fitting dan profil yang meraih penjualan sebesar Rp 149 miliar. Turun sebanyak Rp 40 miliar atau 21 persen dibanding tahun 2019," jelas Kosasih.

Penurunan pipa, fitting dan profil ini karena banyak proyek-proyek infrastruktur terkait penyaluran air bersih, mengalami penundaan di tahun 2020. Dan baru akan mulai lagi di tahun 2021 ini.

Menurut Kosasih, kontribusi pendapatan dari sektor pipa hanya sekitar 30-40 persen.

"Tapi karena banyak proyek yang tertunda karena anggaran infrastruktur banyak digeser untuk penanganan Covid 19 di tahun 2020 lalu, tentunya berimbas pada pendapatan kami," jelas Kosasih.

Sementara itu, untuk divisi peralatan rumah dapur dari aluminium, penjualan domestik mengalami kenaikan dibanding 2019. Mencapai 12 persen atau Rp 258 miliar.

Begitu juga divisi peralatan rumah tangga dari plastik juga naik 7 persen menjadi Rp 95 miliar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved