Berita Kediri

Tangani ODGJ, Kota Kediri Bentuk Posyandu Jiwa di Enam Puskesmas

Upaya ini untuk penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang membutuhkan perhatian khusus.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/didik mashudi
Kegiatan Posyandu jiwa yang menangani perawatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Kediri, Jumat (25/6/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri membentuk Posyandu Jiwa di 6 puskesmas.

Upaya ini untuk penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang membutuhkan perhatian khusus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Fauzan Adima menjelaskan, Kota Kediri memiliki 6 posyandu jiwa yang tersebar di Puskemas Campurejo, Puskemas Mrican, Puskesmas Balowerti, Puskesmas Pesantren 2, Puskesmas Kota wilayah Utara dan Puskesmas Kota wilayah Selatan.

"Rencananya akan ada penambahan 1 posyandu jiwa, yang akan dikelola oleh Puskesmas Pesantren 1," jelas dr Fauzan Adima, Jumat (25/6/2021).

Penanggung Jawab Program Jiwa Puskesmas Mrican, Niko Windianto Pradoto menjelaskan, Posyandu jiwa ini ditujukan untuk orang dengan gangguan jiwa, baik yang sudah pengobatan atau belum.

"Posyandu jiwa diadakan setiap 2 bulan sekali untuk memantau perkembangan ODGJ yang ada di wilayah kerja Puskesmas Mrican," ujarnya.

Saat ini Posyandu jiwa Puskesmas wilayah utara baru ada di Kelurahan Ngampel, namun jika ada warga wilayah lain ingin datang juga diperbolehkan.

Baca juga: Berita Persebaya Populer Hari ini: Update Jadwal Persebaya vs Persela dan Kondisi Terkini Koko Ari

Niko menjelaskan, selama masa Pandemi Covid 19, Posyandu jiwa tetap rutin diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Mengingat saat ini masih pandemi, kegiatan posyandu sedikit berbeda. Biasanya posyandu memberikan kegiatan aktivitas fisik seperti olahraga dan permainan kecil, konseling serta pengobatan. Namun saat ini hanya diberikan konseling dan pengobatan saja," jelasnya.

Niko berharap nantinya pasien ODGJ bisa terkontrol, baik itu pengobatan maupun kesehatannya.

Serta bisa menekan angka kemunculan ODGJ di Kota Kediri.

"Kalau terdeteksi lebih awal akan lebih baik, sehingga pasien ODGJ bisa memperoleh konseling dan perawatan yang tepat," ujarnya.

Dijelaskan Penangungjawab Jiwa Dinas Kesehatan Kota Kediri, Rena Esti, program posyandu ini untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kota Kediri.
"Pelayanan terbaik kami berikan kepada seluruh masyarakat, tidak terkecuali pasien ODGJ," jelasnya.

Rena menuturkan, Posyandu jiwa memiliki peran yang cukup penting untuk perkembangan ODGJ dan masyarakat sekitar.

"Dengan adanya posyandu ini pasien ODGJ dapat meningkatkan kualitas diri, sehingga dapat bersosialisasi dan diterima di masyarakat dengan baik," jelasnya.

Lurah Ngampel, Kuswanto memberikan apresiasi keberadaan Posyandu jiwa karena warga ODGJ mendapatkan penanganan dan pengobatan dengan baik.

Kuswanto berharap kegiatan Posyandu jiwa bisa terus ditingkatkan dan membawa dampak positif bagi ODGJ dan keluarga.

BACA BERITA KEDIRI LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved