Breaking News:

Sosok

Fitria Widiyani Roosinda Merasa Beruntung Pelajari Komunikasi Forensik, Raih Gelar Wisudawan Terbaik

Fitria Widiyani Roosinda menyabet gelar Wisudawan Terbaik S3 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga pada periode wisuda Juni 2021

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sulvi Sofiana
Fitria Widiyani Roosinda menyabet gelar Wisudawan Terbaik S3 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga pada periode wisuda Juni 2021. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Mengambil disertasi dengan bidang ilmu yang belum banyak dipelajari dan menyelesaikan dalam kurun waktu kurang dari empat tahun berhasil dilakukan Fitria Widiyani Roosinda.

Hal ini membuat Tya, sapaan karibnya menyabet gelar Wisudawan Terbaik S3 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga pada periode wisuda Juni 2021.

"Masih sangat jarang, bahkan belum ada disertasi di Indonesia yang mengangkat ini," ujarnya Tya, Sabtu (26/6/2021).

Tya menceritakan, dirinya terbilang beruntung bisa menuntaskan studinya di tengah banyaknya tantangan dalam menyelesaikan studinya.

"Saya memilih menekuni ilmu komunikasi forensik yang dikembangkan oleh guru besar dari UI dan saya mencoba meneruskannya," ujar peraih IPK 3,80 ini.

Bidang ilmu ini, dikatakan Tya, untuk mencari motif seseorang mengatakan sesuatu dan gaya bicara tertentu atau mendalami forensik pesan.

Untuk itu, ia mengambil disertasi dengan judul “Komunikasi Forensik Perwujudan Cita-Cita Proklamasi Pada Teks Pidato Presiden Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 1998-2019”.

"Saya cuma merasa beruntung, karena semua orang pasti merasakan kejenuhan saat mengerjakan disertasi. Jadi saya coba setiap hari untuk berinteraksi dengan disertasi ini. Dengan mencoba mencari tambahan literasi, membaca lagi atau menulis sesuatu," lanjut wanita yang juga dosen di Universitas Bhayangkara ini.

Menurutnya, hal ini penting agar tidak ada jeda lama dan membuat bosan. Karena jika bosan maka ia akan kesulitan memulai lagi. Apalagi ilmu komunikasi forensik ini masih baru dan literaturnya memang sulit.

Saat ini, Fitria tengah menyelesaikan beberapa naskah buku. Ia berencana menulis buku mengenai Komunikasi Forensik dan keliling Indonesia untuk menulis buku.

Baginya, anugerah Wisudawan Terbaik yang disematkan padanya adalah rezeki dari Allah SWT yang selamanya akan menjadi rasa syukur terdalam.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved