Breaking News:

Berita Malang Raya

Kasus Covid-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka di Kota Batu Belum Ada Kepastian

Kondisi yang belum membaik tersebut membuat Pemkot Batu mempertimbangkan kembali perlunya pembelajaran tatap muka.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Foto Ilustrasi, pembelajaran tatap muka di SMKN 2 Kota Batu beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, BATU – Kota Batu memasuki zona oranye status penyebaran Covid-19 di Provinsi Jawa Timur, Kamis (24/6/2021).

Data di hari yang sama, ada tujuh kasus baru sehingga total ada 1575 warga Kota Batu yang telah terinfeksi Covid-19.

Dari jumlah itu, 35 diantaranya masuk kategori aktif.

Kondisi yang belum membaik tersebut membuat Pemkot Batu mempertimbangkan kembali perlunya pembelajaran tatap muka.

Padahal, sudah direncanakan pembelajaran tatap muka akan dilakukan pada 5 Juli 2021.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menjelaskan, penyebaran Covid-19 di Kota Batu saat ini memang berada dalam zona oranye.

Baca juga: Antisipasi Ledakan Kasus Covid-19, Puskesmas Penyangga di Kabupaten Tulungagung Kembali Diaktifkan

Sejumlah sekolah telah mengajukan izin untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

"Memang sudah ada beberapa sekolah mulai SD, SMP dan SMA yang mengajukan izin ke kami,” katanya.

Pemkot Batu akan berkoordinasi dulu dengan semua pihak terkait karena harus ada rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Batu.

Satgas Covid-19 Kota Batu masih harus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di masing masing desa atau kelurahan di Kota Batu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved