Breaking News:

Virus Corona di Madiun

79 Pasien Covid-19 Klaster Hajatan di Kabupaten Madiun Dipulangkan untuk Karantina Mandiri

Setelah dirawat di RSUD Dolopo sekitar 10 hari, sebanyak 24 pasien Covid-19 dari klaster hajatan, dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Parmin
surya.co.id/rahadian bagus
Pasien Covid-19 klaster Hajatan di Kabupaten Madiun dipulangkan setelah 10 hari dirawat di RSUD Dolopo, Rabu (23/6/2021).  

Pantauan di lokasi, sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing, para pasien diberi pengarahan oleh dokter spesialis paru-paru, dan Direktur RSUD Dolopo. Selanjutnya, para pasien ini diantar pulang mengunakan ambulance ke rumah masing-masing. 

Diberitakan sebelumnya, sekitar dua pekan lalu, terjadi klaster hajatan di Desa Bantengan dan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Saat itu, berdasarkan swab antigen, ditemukan  sebanyak 109 warga positif covid-19 usai menghadiri hajatan di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, awal Juni 2021.

Beberapa hari setelah menghadiri hajatan tersebut, beberapa warga mengalami gejala batuk pilek disertai demam. Tak berapa lama kemudian, pemerintah desa melaporkan ke puskesmas terdekat hingga dilakukan swab antigen.

Setelah dilakukan tracing lebih lanjut, ditemukan penambahan kasus hingga total warga yang tertular dari klaster hajatan tersebut sebanyak 109 orang. Saat ini 79 pasien klaster hajatan yang dirawat sudah diperbolehkan pulang, sisanya 30 masih dirawat di RSUD Dolopo. 

Dari hasil pelacakan tim Satgas Covid-19 Kabupaten Madiun ditemukan fakta sumber penularan klaster hajatan berasal dari seorang pegawai toko yang menghadiri hajatan tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved