Breaking News:

Berita Sidoarjo

Kasus Covid-19 di Sidoarjo Membludak, Rumah Sakit Bahkan Sudah Tak Bisa Lagi Menerima Pasien

Jumlah pasien Covid-19 di Sidoarjo terus bertambah seminggu belakangan. Sejumlah rumah sakit rujukan pun penuh

Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Syaf Satriawarman. 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Jumlah pasien Covid-19 di Sidoarjo terus bertambah seminggu belakangan. Sejumlah rumah sakit rujukan pun penuh, sampai pemerintah harus menambah ruang perawatan.

Rumah Sakit (RS) Siti Hajar bahkan sudah tidak bisa lagi menerima pasien Covid-19 karena bed occupancy rate (BOR) yang ada di sana penuh.

"Untuk sementara tidak bisa menerima tambahan pasien positif Covid-19. Semua ruang perawatan sudah penuh," kata Kabag Medic RSI Siti Hajar, Umi Rahmawati, Senin (21/6/2021).

Menurutnya, seluruh ruang isolasi di Siti Hajar penuh karena seminggu belakangan pasien Covid-19 terus berdatangan. Padahal sebelumnya, rumah sakit tersebut sudah sempat mengalami penurunan jumlah pasien yang sangat signifikan, pernah tersisa hanya 4 orang.

"Saat ini 109 ruang isolasi kami sudah terisi semuanya. Dan masih ada delapan orang pasien di IGD yang masih menunggu ruang isolasi," ujar Umi.

Seminggu belakangan, tepatnya sejak tanggal 14 Juni 2021, terjadi lonjakan pasien yang cukup tinggi. Setiap hari ada tambahan pasien positif covid-10 di kisaran 10 sampai 15 orang.

Hal serupa juga terjadi di sejumlah rumah sakit rujukan lain di Sidoarjo. Pasien Covid-19 bertambah siginifikan seminggu belakangan.

"Dari 663 ruang isolasi yang kami punya, 82 persen sudah terisi karena banyaknya pasien masuk seminggu belakangan. Sehingga kami harus menambah ruang perawatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Syaf Satriawarman, Senin (21/6/2021).

"Saat ini, kami sudah menambah ruang isolasi. Totalnya ada 825 tempat isolasi. Dan prosentasenya saat ini sudah terisi sekira 70 persen dari jumlah itu," tambah dokter Syaf.

Data di Dinas Kesehatan menyebut, peningkatan kasus aktif harian di Sidoarjo memang terbilang sangat signifikan belakangan ini. Terhitung sejak tanggal 10 Juni 2021, ada peningkatan sebanyak 80 persen kasus aktif harian di Sidoarjo.

"Tinggal dihitung saja, tanggal 10 Juni lalu kasus aktif di angka 48, dan sampai tanggal 20 Juni kemarin sudah di angka 73. Ada kenaikan hampir 80 persen," ungkapnya.

Mengantisipasi lonjakan kasus aktif, Syaf mengaku pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Termasuk mengusulkan penambahan ulang ruang isolasi.

"Kami sudah rapat dengan Forkopimda, dan bersama direktur-direktur rumah sakit rujukan. Beberapa hal akan kami usulkan. Termasuk penambahan ruang isolasi, pembuatan regulasi baru internal rumah sakit dalam menangani pasien, dan beberapa hal lain sebagai antisipasi," urainya.

Syaf beberapa kali mengatakan, tidak ada yang ingin kasus Covid-19 di Sidoarjo kembali meningkat. Tapi tetap saja harus ada antisipasi, agar jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bisa cepat penanganannya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved