Breaking News:

Berita Bangkalan

Bupati Ra Latif Resmi Berlakukan SIKM untuk Warga Bangkalan, Urus Gratis, Penyekatan Tetap Ada

Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) berlaku bagi warga Bangkalan yang akan keluar masuk Bangkalan-Surabaya. Berlaku 7 hari mengurusnya di kecamatan gratis.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Parmin
surya.co.id/fatimatuz zahro
Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron saat memberi penjelasan terkait pemberlakuan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) bagi warga Bangkalan yang akan keluar masuk Bangkalan-Surabaya, Senin (21/6/2021). 

SURYA.CO.ID | BANGKALAN - Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron bersama Forkopimda Jatim memutuskan untuk pemberlakuan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) bagi warga Bangkalan yang akan keluar masuk Bangkalan-Surabaya. 

SIKM ini akan menjadi 'senjata' bagi warga Bangkalan yang memiliki mobilitas di sektor ekonomi, pelayanan, maupun untuk kepentingan pekerjaan. 

Meski sudah ada SIKM, namun Bupati Bangkalan yang akrab disapa Ra Latif ini menekankan bahwa penyekatan dan pemeriksaan di kaki Suramadu baik di Bangkalan maupun Surabaya tetap dibuka khususnya untuk melakukan tes rapid antigen on the spot bagi mereka yang tidak memiliki SIKM. 

"Kami ingin menyampaikan terkait pemberlakuakn SIKM. Ini berlaku bagi warga Bangkalan yang keluar masuk Surabaya.

Ini untuk menghindari kerumunan yang ada di penyekatan baik di sisi Bangkalan maupun Surabaya," kata Ra Latif, dalam jumpa pers di BPWS Bangkalan usai rakor dengan Forkopimda Jatim, Senin (21/6/2021). 

Pasalnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan juga Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto hadir langsung dalam rakor khusus terkait penanggulangan lonjakan kasus di Bangkalan.

Turut hadir juga Kadinkes Jatim, Satgas Covid-19 Jatim lengkap, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bangkalan. 

"SIKM ini berlaku untuk tujuh hari. Adapun bagi warga yang akan masuk dari Surabaya ke Bangkalan, tetap mengikuti penyekatan yang ada di wilayah Surabaya," tegas Ra Latif. 

Lebih lanjut Ra Latif menegaskan bahwa tujuan pemberlakuan SIKM ini selain untuk mengurangi kerumunan juga mendorong warga untuk proaktif untuk melakukan tracing dan testing.

Sebab sistem SIKM ini mengharuskan warga Bangkalan yang mengajukan untuk datang langsung ke puskesmas dan melakukan swab antigen. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved