Breaking News:

Berita Mojokerto

Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Mojokerto, Ratusan Pedagang di Pasar Legi Mojosari Divaksinasi

Ratusan pedagang di Pasar Legi Mojosari menjalani vaksinasi Covid-19, menyusul lonjakan kasus positif virus Corona di Kabupaten Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pedagang di Pasar Legi di Mojosari, Senin (21/6/2021). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Sebanyak 200 pedagang di Pasar Legi Mojosari menjalani vaksinasi Covid-19, menyusul lonjakan kasus terkonfirmasi positif virus Corona di Kabupaten Mojokerto.

Vaksinasi Covid-19 terhadap ratusan pedagang secara bertahap ini sebagai upaya menciptakan Herd Immunity, sekaligus mengantisipasi penyebaran virus Corona klaster pasar.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati sekaligus Ketua Satgas Covid-19 bersama Forkopimda tampak meninjau vaksinasi pedagang pasar tersebut, Senin (21/6/2021).

Dia mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk pedagang ini nantinya juga akan dilaksanakan di sejumlah pasar wilayah Kabupaten Mojokerto.

"Vaksinasi Covid-19 ada 20 vial untuk sekitar 200 orang pedagang Pasar Legi Mojosari yang nantinya akan kami laksanakan juga di lokasi lain seperti di Pasar Kedungmaling Kecamatan Sooko, Pasar Dlanggu juga Pacet," ungkap Ikfina, Senin (21/6/2021).

Ikfina menjelaskan, vaksinasi ini merupakan langkah konkret Pemerintah Pusat dan Pemda sebagai upaya membentuk Herd Immunity dan menekan angka kasus terkonfirmasi Covid-19.

Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus bersiaga dan menyiapkan penambahan ruang isolasi di beberapa fasilitas layanan kesehatan guna mengantisipasi potensi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Ikfina menyebut, pihaknya juga menambah jumlah ketersedian Bed Occupancy rate(BOR) di sejumlah rumah sakit dan puskesmas.

"BOR kita di RSUD RA Basoeni terus ditambah, dari 63 menjadi 70, RSUD Prof dr Soekandar kini masih aman atau BOR masih di bawah 50 persen. Kalau isolasi di puskesmas, kami ada di Gondang, Puri, Dawarblandong dan Kupang. Apalagi penularan di Kabupaten Mojokerto banyak didominasi OTG, ini membuat kami harus terus mengaktifkan PPKM mikro," jelasnya.

Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, secara masif mengkampanyekan patuh Prokes secara ketat bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali saat beraktivitas di luar rumah. Terpenting, masyarakat menerapkan kebiasaan 5M lantaran masih dalam Pandemi Covid-19.

"Saya minta tolong tetap pakai masker, karena Covid-19 meningkat," pungkas Ikfina.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved