Breaking News:

Penanganan Covid

Ribuan Santri di Banyuwangi Mulai Divaksinasi Covid-19

Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi terus digenjot. Sasarannya terus diperluas hingga menjangkau kalangan santri

Penulis: Haorrahman | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Haorrahman
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memantau secara langsung proses vaksinasi santri tersebut pada Jumat (18/6/2021). Disambut langsung oleh Nyai Hj. Mahmudah Hisyam, Nyai Hj. Handariyatul Masruroh Syafaat, Nyai Nafis Hasyim, dan Nyai Hj. Mahmudah Ahmad. 

Penulis: Haorrahman | Editor: Fatkhul Alami

SURYA | BANYUWANGI - Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi terus digenjot. Sasarannya terus diperluas hingga menjangkau kalangan santri. Salah satunya adalah para santri di Pesantren Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.

"Saat ini, tingkat penyerapan vaksin di Banyuwangi merupakan yang tertinggi di Jawa Timur. Kami akan terus menggenjot vaksinasi ini agar dapat menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Termasuk para santri," tutur Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (20/6).

Di Pesantren Blokagung tersebut dilakukan vaksinasi terhadap 2330 santri, mulai Jumat (18/6), dan dijadwalkan pelaksanaannya selama tiga hari ke depan. "Selain di Pesantren Blokagung, vaksinasi juga dilakukan di sejumlah pesantren lainnya. Untuk waktunya dilakukan secara bertahap seiring dengan ketersediaan vaksin," tutur Ipuk.

Bupati Ipuk memantau secara langsung proses vaksinasi santri tersebut pada Jumat (18/6/2021), disambut langsung oleh Nyai Hj. Mahmudah Hisyam, Nyai Hj. Handariyatul Masruroh Syafaat, Nyai Nafis Hasyim, dan Nyai Hj. Mahmudah Ahmad.

“Bismillah, ini ikhtiar kita bersama, termasuk dawuh dari para kiai dan bu nyai, bahwa upaya untuk menjaga kesehatan diri ini sangat penting untuk dilakukan,” papar Ipuk.

Sementara itu, Indi Najmu Tsaqib dari Pesantren Blokagung mengapresiasi perhatian Pemkab Banyuwangi terhadap vaksinasi di pesantren. "Ini amat membantu bagi pesantren dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini," ujar dzuriyah pesantren yang karib disapa Gus Endi itu.

Pesantren Darussalam, imbuh Gus Endi, mengedepankan protokol kesehatan secara ketat. Semua santri yang baru pulang liburan diwajibkan untuk melakukan tes antigen. Mereka juga tidak diperkenankan untuk beraktivitas di luar pesantren.

“Tahun ajaran baru ini, kita juga mewajibkan semua tenaga pengajar di pesantren harus telah divaksinasi," terangnya.

Sementara itu, per 16 Juni 2021, serapan vaksinasi di Banyuwangi mencapai 89,9 persen. Persentase serapan itu merupakan yang tertinggi di Jawa Timur. Tak kurang dari 334.000 dosis vaksin telah disuntikkan dari 372.570 kuota vaksin yang didapat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved