Penanganan Covid

Pelaku UMKM di Gresik Antusis Jalani Vaksinasi

Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Gresik antuisas mendaftar untuk menerima dosis vaksin

Penulis: Willy Abraham | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Willy Abraham
Pelaku UMKM menjalani vaksinasi di salah satu rumah sakit di Gresik, Minggu (20/6/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Gresik antuisas mendaftar untuk menerima dosis vaksin. Difasilitasi oleh himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI), para pelaku UMKM yang sudah mendaftar mencapai 1.500.

Pasalnya, para pelaku ini bersinggungan langsung dengan banyak orang, mereka masuk dalam kategori rentan terpapar karena berada di garda terdepan. Vaksinasi seglain menekan laju penyebaran Covid-19 dengan menciptakan herd immunity juga membantu percepatan pemulihan ekonomi dampak Covid-19 bagi para pelaku usaha.

Para pelaku UMKM yang menjalani vaksinasi kebanyakan pedagang kuliner, juga ada pedagang pasar. Vaksinasi dilakukan selama tiga hari, bertempat di empat rumah sakit termasuk RSUD Ibnu Sina Gresik.

Para pelaku usaha ini cukup membawa KTP, surat undangan setelah mendaftar secara online, dan dipastikan dalam kondisi sehat.

Sejak dibuka pukul 08.00 Wib, mereka terlihat sudah berdatangan dan duduk mengantre di ruang tunggu.

Purwani, pelaku UMKM mengaku pedagang harus sehat dan ekonomi Gresik segera pulih kembali.

"Mau vaksin Sinovac atau AstraZeneca tidak menjadi masalah, saya sudah menerima vaksin malah makin sehat," ucapnya, Minggu (20/6/2021).

Ketua HIPMI Kabupaten Gresik, Dhimas Setyo Wicaksono berharap setelah menerima vaksinasi, masyarakat tidak lagi khawatir.

"Harapan kami ekonomi di Gresik segera pulih masyarakat percaya melakukan transaksi UMKM dengan protokol kesehatan," kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, drg Saifudin Ghozali menyebut para pelaku UMKM ini masuk dalam kategori prioritas.

"Para pelaku UMKM ini merupakan penggerak ekonomi sangat rentan berhubungan dengan orang dan aktivitas tiggi. Masuk dalam pelayan publik," terang Ghozali.

Disinggung vaksinasi di Gresik sudah berjalan 81 persen dari total 232 ribu dosis vaksin yang diterima. Bahkan, pelaksanaan percepatan vaksinasi ini masuk dalam lima besar di Jawa Timur.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved