Breaking News:

Berita Madiun

Ngeri! Meski Masuk Zona Merah, Kampung di Madiun Ini Justru Longgar; Warga Bebas Keluar Masuk

Namun meski kategori zona merah, sejak pagi tidak ada petugas yang berjaga di posko PPKM Mikro di dusun tersebut.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Deddy Humana
surya/rahardian bagus p
Suasana Posko PPKM Mikro di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan. Tak ada satu pun petugas yang berjaga untuk menyekat lalu lalang warga. 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun terus bertambah. Bahkan muncul klaster baru di Kabupaten Madiun, yakni di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan setelah 10 warga di sana terpapar Covid-19.

Pantauan di lokasi, Minggu (20/6/2021) tampak bendera merah yang dipasang di depan kampung tersebut. Bendera merah menunjukan bahwa daerah tersebut masuk dalam zona merah penularan virus Corona, sehingga untuk sementara waktu lokasi tersebut ditutup bagi masyarakat umum.

Namun meski kategori zona merah, sejak pagi tidak ada petugas yang berjaga di posko PPKM Mikro di dusun tersebut. Warga tampak bebas berlalu-lalang dan sebagian mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

Ketua RT22/R 04 Desa Sewulan, Agus Wahyuden menuturkan, munculnya klaster penularan di desa tersebut berawal dari seorang warganya yang hendak pergi ke luar negeri untuk bekerja.

Namun saat melakukan rapid test antigen di Surabaya, warga tersebut dinyatakan positif. Setelah hasil rapid test antigen positif, warga itu kemudian pulang ke desanya dan menjalani swab test PCR di RSUD Dolopo.

"Ceritanya, ia ini mau pergi ke luar negeri. Dari rapid test antigen di Surabaya, ia ternyata positif. Pulang ke rumah kemudian swab, hasilnya juga positif," tutur Agus.

Setelah terdeteksi positif, kemudian dilakukan tracing dan ditemukan ada 10 orang lagi yang ternyata juga positif Covid-19. Semua warga yang positif itu telah diisolasi di RSUD Dolopo. "Yang kena (tertulat) rumahnya berdekatan. Masih saudara semua," tambahnya.

Sebelumnya, pekan lalu muncul klaster hajatan di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Sebanyak 88 orang terkonfirmasi positif berdasarkan rapid test antigen. Dari total 88 warga yang positif, tujuh orang di antaranya dirawat di RSUD Dolopo. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved