Breaking News:

Berita Kediri

Modal Nekat UMKM di Kediri Pasarkan Camilan Makrobat, Difasilitasi Pemkot Kediri Masuk Retail Modern

Pengemasan Makrobat camilan Produk UMKM asli Kota Kediri (Pusaka) yang sudah masuk ke toko retail modern di Kota Kediri.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Parmin
surya.co.id/didik mashudi
Pengemasan Makrobat camilan Produk UMKM asli Kota Kediri (Pusaka) yang sudah masuk ke toko retail modern di Kota Kediri. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Memasarkan produk makanan camilan yang semakin kompetitif harus dilakukan secara inovatif dengan branding pemasaran yang menarik. 

Upaya ini dilakukan camilan dengan branding Makan Makaroni Karo Tobat (Makrobat).

Camilan produk makaroni pedas ini asli produksi Kota Kediri yang hadir meramaikan camilan di pasaran.

Camilan dengan kemasan khas warna kombinasi ini telah melewati sejumlah uji coba, survei pasar dan minta saran orang terdekat  agar produk sesuai dengan harapan pasar.

Raiza Rafika Sari (27) pemilik Makrobat menuturkan, pihaknya juga memposisikan diri sebagai konsumen untuk menilai produknya apakah sudah pas untuk dijual.

Kemasan Makrobat dibuat dengan ukuran berat 100 gram dibanderol seharga Rp 10.000. 

Usaha memproduksi Makrobat boleh dibilang dilakukan Rafika bermodal nekat.

Memulai merintis usaha bersama suami pada 2019 karena ingin mengembangkan diri. 

Langkah cepat juga diambil Rafika dengan memulai membuat logo, mengurus perizinan usaha, hingga kini lolos sertifikasi halal MUI.

"Saya dapat hadiah difasilitasi pengurusan sertifikasi halal MUI,” ungkapnya. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved