Breaking News:

Penanganan Covid

Lima RT dan Dua RW di Kota Pasuruan Diawasi Ketat Satgas Covid-19 Usai Wisata Religi

Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menetapkan status dalam pengawasan untuk lima RT yang ada di dua RW, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Galih Lintartika
Lima RT dan Dua RW di Kota Pasuruas Diawasi Ketat Satgas Covid-19 Usai Wisata Religi 

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | PASURUAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menetapkan status dalam pengawasan ketat untuk lima RT yang ada di dua RW, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo.

Itu setelah tes swab antigen massal, Satgas Covid-19 Kota pasuruan menemukan 21 orang warga positif Covid-19 sepulang dari wisata religi beberapa waktu lalu. Sebelumnya, ada dua warga yang meninggal dunia.

Dengan status ini, kegiatan warga di RT itu akan diawasi ketat oleh Satgas Covid-19 Kota Pasuruan. Sementara ini, kegiatan kumpul-kumpul dilarang.

“Selama dua minggu ke depan tidak boleh ada kegiatan apapun yang melibatkan massa di kelurahan Trajeng," kata Gus Ipul usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di Kantor Kecamatan Panggungrejo, Sabtu (19/6/2021) malam.

Selain itu, Gus Ipul minta dilakukan tracing menyeluruh bagi kontak erat. Ia juga meminta warga untuk pro aktif membantu petugas mensosialisasikan 3M (mamekai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan).

"Kepada ketua RT dan Ketua RW jangan hanya tuntutan tapi tanggung jawab ditingkatkan. Awasi betul, jangan sampai
ada kerumunan," saran Gus Ipul.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini meminta kegiatan warga harus benar - benar dibatasi. Ia mengajak warga untuk terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

"Ini ada mau rombongan warga yang akan berangkat wisata religi, dan allhamdulillah berhasil kami cegah," ucap Gus Ipul.

Gus Ipul menyebut, Kapolres, Dandim, Satpol PP, Dishub, Camat, Lurah akan terus melakukan pengawasan 24 jam di lingkungan RW 1 dan 3. Jadi orang keluar masuk terdeteksi.

"Evaluasi tiga hari sekali dipimpin Sekda, evaluasi harian dipimpin oleh camat, evaluasi mingguan oleh wawali. Kami akan terus monitoring perkembangan di sana," paparnya.

Disampaikan Gus Ipul, semua warga yang positif menjalani karantina mulai malam ini di Kantor Kecamatan setempat.

"Hasil tes akan kami bawa ke Surabaya untuk dideteksi jenis virusnya," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved