Breaking News:

Berita Tuban

Kronologi Pemuda Tuban Ngamuk dan Merusak Kantor Desa hingga Masuk Rumah Sakit saat Mabuk

Seorang pria di Tuban kondisi mabuk mengamuk dan merusak kantor desa. Ini menyusul kejadian yang dilakukan pemuda asal Desa Gaji, Kecamatan Kerek

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/M Sudarsono
Pelaku saat dirawat di RSUD Dr R.Koesma Tuban akibat mengalami luka di tangan setelah mengamuk dan merusak kantor desa setempat lantaran mabuk 

Penulis: Mochamad Sudarsono | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | TUBAN - Seorang pria di Tuban dalam kondisi mabuk mengamuk dan merusak kantor desa. Ini menyusul kejadian yang dilakukan pemuda asal Desa Gaji, Kecamatan Kerek,Tuban

Satu dari tiga orang yang mabuk merusak pintu kaca balai desa setempat, tepatnya ruang kepala desa. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (18/6/2021), malam.

Akibatnya, pelaku yang diketahui bernama Teguh (25) harus mendapatkan perawatan karena mengalami luka di tangan.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Adhi Makayasa mengatakan, tiga orang merupakan warga setempat yaitu Tasnadi, Sudarto dan Teguh sedang minum-minuman keras jenis arak.

Setelah selesai pesta miras, Tasnadi memboncengkan Teguh. Sedangkan Sudarto mengendarai kendaraan sendiri untuk pulang ke rumah.

Namun saat tiba di lokasi, Teguh loncat dari kendaraan lalu masuk Balai Desa lewat pintu depan.

Kemudian merusak kaca pintu dengan menggunakan tangan kosong.

"Sudah berusaha ditenangkan oleh dua temannya, namun tidak bisa. Pintu kantor kepala desa dirusak dan Teguh luka di bagian lengan tangan kanan akibat pecahan kaca yang dipukul," ujar Adhi kepada wartawan, Sabtu (19/6/2021).

Kasat Reskrim menjelaskan, setelah mengalami luka di tangan, pelaku pengerusakan langsung dibawa oleh kedua temannya ke puskesmas setempat.

Namun karena butuh penanganan lebih, akhirnya dirujuk ke RSUD Dr R.Koesma Tuban untuk mendapatkan perawatan medis.

Adapun barang bukti atas kejadian tersebut berupa pecahan kaca.

"Pelaku hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit, karena masih mengalami luka di tangan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved