Breaking News:

Berita Surabaya

Vaksinasi di Surabaya Tembus 1,2 Juta Jiwa, Kini Sasar Usia 18 Tahun ke Atas

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes), jumlah kumulatif penerima vaksin sejak pertama kali mencapai 1.289.265 jiwa.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Anas Miftakhudin
Habibur Rohman
Masyarakat tampak antre vaksin di RSUD DR M Soewandie, Sabtu (19/6). SURYA/HABIBUR ROHMAN 

SURYA.CO.ID I SURABAYA - Penerima vaksinasi di Surabaya telah mencapai 1,2 juta jiwa sasaran hingga saat ini.

Pemerintah Kota Surabaya masih terus memasifkan vaksin kepada warga di atas usia 18 tahun.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes), jumlah kumulatif penerima vaksin sejak pertama kali mencapai 1.289.265 jiwa. Jumlah itu untuk sejumlah kelompok profesi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Febria Rachmanita merinci para penerima tersebut. Di antaranya, Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) mencapai 93.341 orang.

Kemudian, untuk pelayanan publik berjumlah 716.045 orang. Sedangkan, jumlah lanjut usia (lansia) yang mendapat vaksinasi mencapai 409.496 orang.

Juga masyarakat rentan. Di antaranya, terdiri dari disabilitas, Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta masyarakat rentan yang lainnya sebanyak 16.542 orang.

Lalu bagi masyarakat umum atau pra lansia berjumlah 53.841 orang. "Tentunya data ini terus berkembang," kata Febria, Sabtu (19/6).

Tidak hanya itu, Dinkes Surabaya tengah mendata vaksinasi bagi warga Surabaya yang usianya di atas 18 tahun. Pendataan tersebut, dilakukan secara online dengan mengakses link http://bit.ly/pendaftaranvaksin18tahun.

Setelah pendataan selesai, Pemkot Surabaya akan mengirimkan data itu kepada Kementerian Kesehatan (kemenkes). Data ini yang akan menjadi rujukan penerima vaksin

Ia mengajak seluruh warga agar mendaftarkan diri di link tersebut dengan data yang sebenar-benarnya. “Mari warga Surabaya yang usianya 18 tahun ke atas segera isi link sesuai dengan data diri,” papar dia.

Data ini akan menjadi dasar penjadwalan serta titik lokasi mana yang menjadi tempat vaksinasi calon penerima vaksin.

“Saya mohon untuk diisi sebaik-baiknya supaya mudah dalam memilih faskes terdekat. Untuk penjadwalan akan dihubungi lebih lanjut,” katanya.

Tak hanya itu, ia memastikan pihaknya memperluas cakupan penerima vaksin.

Pada Jumat (18/6/2021), misalnya, jumlah penerima vaksin mencapai 8.517 orang.

Rincian Sumber Daya Manusia (SDMK) 71 orang, 205 lansia, 1.748 pra lansia, lalu masyarakat rentan 904 orang dan pelayanan publik Sebanyak 5.589 orang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved