Breaking News:

Berita Kota Batu

Modus JE Diduga Mesumi Para Siswi SMA SPI Batu di Rumah Mewahnya di Surabaya Dibeber Komnas PA

Modus JE diduga melakukan pelecehan seksual kepada para siswi SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu di rumah mewahnya yang ada di Kota Surabaya.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/Benni Indo
Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait memberikan keterangan kepada pers di lobi depan Polres Batu, Rabu (9/6/2021). Arist mengatakan, kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus yang terjadi di Sekolah SPI. 

SURYA.co.id | KOTA BATU - Modus JE diduga melakukan pelecehan seksual kepada para siswi SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu di rumah mewahnya yang ada di Kota Surabaya.

Modus tersebut dibeber oleh Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait saat konferensi pers di Kota Pariwisata Batu, Sabtu (19/6/2021).

Bagi Arist Merdeka Sirait, lokasi itu disebutnya sebagai fakta baru. Karena itu, penyidik Polda Jatim didesak melakukan penelidikan di rumah mewah tersebut. 

"Di TKP (tempat kejadian perkara) yang baru ini, justru anak-anak ini diajak untuk alasan training.

Tetapi dibalik itu, mereka dipanggil satu per satu setiap hari.

Dan di situlah praktik kejahatan seksual dilakukan, baik di rumah pribadi JE dan di ruang privasinya.

Tambahan informasi itu sudah kami sampaikan ke penyidik, dan TKP baru ini harus diselidiki oleh Polda Jatim," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu korban yang ikut dihadirkan dalam kegiatan konferensi pers menceritakan pengalamannya saat berada di dalam rumah pribadi terduga pelaku JE tersebut.

"Di rumah pribadinya itu kan besar dan mewah. JE ini selalu mengatakan "kamu ingin punya rumah impian seperti Koko, yang punya rumah mewah dan besar. Jadi, kita itu ditraining untuk membangun impian kita. Dan kita itu dibawa ke Surabaya, ada sampai lima hari. Biasanya, kebanyakan perempuan yang dibawa ke sana, untuk laki-lakinya hanya satu atau dua orang saja," jujurnya.

Korban yang enggan menyebutkan namanya itu juga berharap agar terduga pelaku JE segera ditangkap dan segera diadili secara hukum.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved