Breaking News:

Ini Alasan Israel Serang Palestina saat Gencatan Senjata, Akibat Balon

Di tengah masa gencatan senjata yang disepakati dari 21 Mei lalu, Israel tiba-tiba kembali melakukan serangan ke jalur Gaza, Palestina.

Editor: Suyanto
surya/yusron naufal putra
DOKUMEN - Bawa Poster Dukungan - Peserta 'Aksi Bela Palestina' saat menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Jatim, Senin (17/5/2021). Mereka terus meneriakkan dukungan agar bangsa Palestina dapat merdeka dan berdaulat sepenuhnya. 

SURYA.co.id I TEL AVIV - Di tengah masa gencatan senjata yang disepakati dari 21 Mei lalu, Israel tiba-tiba kembali melakukan serangan ke jalur Gaza, Palestina, Kamis (17/6/2021) malam.

Dilaporkan AFP, jet-jet tempur Israel dilaporkan kembali melakukan serangan udara di Gaza, Palestina pada Kamis (17/6/2021) malam.

Serangan Israel Serangan Israel juga dilaporkan menghantam situs-situs di Kota Gaza dan di Khan Yunis, rumah bagi sekitar 2 juta orang.

Militer Israel mengungkapkan, alasan melakukan serangan dilakukan karena gerilyawan di wilayah Palestina menerbangkan dan meledakkan balon-balon api di daerah Israel selatan. Balon pembakar itu disebut memicu 20 kebakaran di Israel selatan pada Selasa (15/6/2021).

Israel menyebut, sasaran serangan militer yang dilakukannya adalah menargetkan komplek milik Hamas, kelompok yang menguasai Gaza.

"Selama beberapa hari terakhir, balon pembakaran diluncurkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.

"Sebagai tanggapan, jet tempur menyerang kompleks militer dan situs peluncuran roket milik organisasi teror Hamas," lanjut pernyataan tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, gerilyawan sering mengirim balon helium dan layang-layang yang memuat bahan bakar dan alat peledak melintasi perbatasan Gaza.

Balon tersebut telah menyebabkan ratusan kebakaran di Israel, membakar ribuan hektar hutan dan lahan pertanian.

Hamas Akui Kirim Balon

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved