Breaking News:

GPK Jatim Apresiasi Tim Formatur yang Telah Selesaikan Tugasnya, DPW PPP Jatim Tinggal Tunggu SK DPP

Tim formatur Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah menuntaskan tugasnya merumuskan susunan kepengurusan DPW PPP Jatim.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Jawa Timur, Muhammad Khozin dalam kesempatan beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Tim formatur Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah menuntaskan tugasnya merumuskan susunan kepengurusan DPW PPP Jatim.

Saat ini mereka tinggal menunggu keputusan dari DPP PPP untuk menerbitkan SK Kepengurusan DPW Jatim periode 2021-2026.

Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ka'bah (PW GPK) Jatim, Muhammad Khozin mengatakan, sebagai sayap partai, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja dari formatur yang berjumlah tujuh orang tersebut.

"Bagaimana pun, kerja formatur ini tidaklah ringan, harus mengakomodir kepentingan kultur partai, representasi usia, gender, kelompok ormas Islam dan kewilayahan," kata Khozin, Sabtu (19/6/2021).

Apresiasi itu, kata Khozin, juga lantaran formatur telah merampungkan tugas mereka tak lebih dari batas waktu yang ditentukan. Bahkan lebih cepat dari waktu 20 hari yang menjadi batas waktu tugas formatur.

Secara resmi formatur PPP itu telah menyetorkan nama-nama kepada DPP di Jakarta Kamis kemarin. Susunan personalia calon Pengurus Harian, Majelis Syariah, Pakar dan Pertimbangan DPW PPP Jawa Timur telah disetorkan langsung.

Menurut Khozin, pihaknya berharap saat ini seluruh pihak di internal partainya untuk kembali menata barisan kesolidan. Hal itu harus terus diperhatikan, sembari menunggu keputusan secara resmi DPP PPP.

"Jika saat Muswil ada pilihan-pilihan yang berbeda antara DPC PPP di Jatim, ini tak lain merupakan cerminan ruang dinamika dan khazanah dialektika di tubuh PPP yang selalu terbuka, juga menegaskan eksistensi partai ini sebagai partai kader dan demokratis," terang Khozin.

Di sisi lain, Khozin juga berharap nantinya ketika nama-nama kepengurusan yang terpilih telah menerima SK, agar segera langsung tancap gas. Para nakhoda itu harus memastikan betul tugas mereka masing-masing.

"Untuk segera melakukan penyamaan persepsi dan frekuensi kerja. Siapa melakukan apa, bagaimana dan dengan cara apa semua harus dirumuskan secara detail. Akhirnya cita-cita besar partai dan harapan seluruh kader bisa terwujud secara nyata dan berkesinambungan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved