Breaking News:

Berita Malang Raya

Fraksi Golkar di Seluruh Jawa Timur Perkuat Fungsi Pengawasan Anggaran

Tiga upaya itu terdiri atas pendidikan dan peran serta masyarakat, pencegahan dan penindakan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Ketua BPK RI, Agung Firman Sampurna (batik, tengah) saat menghadiri kegiatan DPD Golkar Jatim di Kota Batu. 

SURYA.CO.ID, BATU – Seluruh anggota DPRD Fraksi Golkar di Jawa Timur menggelar pertemuan di Golden Tulip Holland Resort, Kota Batu.

Pertemuan itu berlangsung sejak Kamis (17/6/2021) hingga Minggu (20/6/2021).

Dalam pertemuan tersebut, banyak hal yang dibahas secara internal.

Mulai dari strategi di Pemilu 2024 hingga teknis pengawasan anggaran.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jatim menghadirkan pembicara dari Kejaksaan Tinggi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Komisioner KPK, Nurul Ghufron mengatakan, KPK memiliki tiga strategi dalam upaya pemberantasan korupsi.

Tiga upaya itu terdiri atas pendidikan dan peran serta masyarakat, pencegahan dan penindakan.

“Agar segenap kader Parpol sebagai aspirator dan juga komunikator dari rakyat, penyambung aspirasi rakyat, bisa merepresentasikan keinginan rakyat. Jika seperti itu, saya yakin tidak akan ada kebocoran APBN atau APBD di daerah. Dalam peran serta masyarakat, bisa dilakukan Parpol atau lembaga swadaya masyarakat sebagai sarana pendidikan. Kami selalu kerjasama dengan Parpol, bukan hanya Golkar, tapi sama semua Parpol,” kata Ghufron, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Pedagang Pasar Legi Ponorogo Minta Dinas Perdagkum Segera Bagikan Jatah Lapak

Ia juga mendorong agar partai politik memiliki komitmen yang kuat untuk mendidik para kadernya memahami upaya pemberantasan korupsi.

Katanya, kegiatan-kegiatan yang telah diselenggarakan dalam konteks pembahasan pemberantasan korupsi tidak sekadar seremonial semata.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved