Breaking News:

Berita Nganjuk

Sukseskan Satu Data Indonesia, Pemkab Nganjuk Tingkatkan Kualitas Kader Data di Desa/Kelurahan

Pemkab Nganjuk kebut pengumpulan data dalam sistem Integrasi Data Desa/Kelurahan dan Daerah.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
Foto: humas pemkab nganjuk untuk surya.co.id
Bimbingan teknis kepada para kader data dalam upaya meningkatkan kemampuan dalam mengumpulkan data secara akurat dan tepat serta minim kesalahan. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Pemkab Nganjuk kebut pengumpulan data dalam sistem Integrasi Data Desa/Kelurahan dan Daerah.

Hal itu merupakan bagian dari upaya mensukseskan Satu Data Indonesia bekerjasama dengan Survey Master didukung Knowledge Sector Initiative (KSI)

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ida Sobibatin menjelaskan, peran kader data sangat penting dalam pengumpulan data dalam sistem integrasi ini.

Kader sebagai ujung tombak atau kunci dalam menjalankan survey data. Untuk itu, pihaknya meminta para kader data untuk menyukseskan SDI tepat waktu.

"Silahkan para kader melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan sesuai target jika sudah sesuai dengan tahapan. Jangan lupa tetap antisipasi penerapan protokol kesehatan pada saat melaksanakan tugas dilapangan," kata Ida Sobibatin, kemarin.

Dijelaskan Ida Sobibatin, dalam kegiatan pengumpulan data para kader telah diberikan pelatihan dari survey meter berasal dari lembaga survey profesional.

Tepatnya dari Yogjakarta yang telah bekerjasama dengan berbagai lembaga, pembuat kebijakan, maupun bermacam penelitian baik domestik ataupun internasional. Lembaga tersebut juga telah menyasar desain perencanaan dan pengumpulan data berkualitas tinggi.

"Dengan harapan dapat memberi hasil dan kontribusi positif bagi pemangku kepentingan dalam mendesain produk, kebijakan sosial ekonomi, pendidikan, kesehatan, kependudukan maupun lingkungan di Kabupaten Nganjuk," ucap Ida Sobibatin.

Sementara Koordinator Lapangan (Korlap) Survey Meter, Roni Hermoko menjelaskan, program tersebut telah dilaksanakan sejak bulan Oktober tahun 2020. Saat itu, dimulai dari pelatihan, kemudian pelaksanaan pengumpulan data yang sudah mencapai 80 persen.

“Kami ingin berbagi dan belajar bersama dengan para kader data. Bagaimana melaksanakan pendataan yang baik, sesui dengan apa yang kami lakukan selama ini.

Kami harap adanya peningkatan skill dari kader data. Setelah selesai nantinya akan punya dhasboard, analisis.

Selanjutnya kita akan melatih beberapa orang perwakilan disetiap kelurahan yang dapat memanfaatkan data tersebut sehingga data itu bisa dimanfaatkan dengan benar," tutur Roni Hermoko.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved