Breaking News:

Plt Kepala Kemenag Kota Pasuruan Dijebloskan Tahanan Setelah Jadi Tersangka Pemotongan BOP Madin

Plt Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan berinisial MF ditetapkan tersangka dugaan korupsi Bantuan Operasional (BOP) untuk Ponpes

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Musahadah
surya/galih lintartika
Plt Kepala Kemenag Kota Pasuruan MF saat menjalani tes swab antigen sebelum dijebloskan ke sel tahanan. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Plt Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan berinisial MF ditetapkan tersangka dugaan korupsi Bantuan Operasional (BOP) untuk Pondok Pesantren (Ponpes) dan Madrasah Diniyah (Madin). 

MF ditetapkan tersangka, Jumat (18/6/2021) siang dan langsung dijebloskan ke tahanan Lapas Kelas II B Kota Pasuruan.

Di kasus ini, diduga negara merugi ratusan juta rupiah tersebut.

Kasi Intel Kejari Kota Pasuruan Wahyu Susanto mengatakan, dari hasil pengembangan, pendalaman data dan fakta, akhirnya penyidik menemukan fakta permulaan baru yang mengarah keterlibatan MF.

Dalam hal ini, penyidik menduga MF menikmati hasil potongan BOP.

Baca juga: Penyebab Kericuhan di Pos Penyekatan Suramadu, Kapolres Tanjung Perak Mengimbau Seperti Ini

"MF diduga mendapatkan aliran dana hasil dari potongan BOP untuk madin. Informasi itu kami dapatkan saat penyidikan, dan diakui oleh MF," kata Wahyu.

Menurut Wahyu, MF mendapatkan jatah potongan BOP dari FQ (inisial) yang sudah lebih dulu ditetapkan tersangka dalam kasus ini.

"Besarannya berapa dan bagaimana akad pemberian itu, kami masih perlu waktu untuk mendalaminya. Karena kami perlu memastikan hal itu," tambahnya.

Ditegaskan dia, tersangka FQ menyebut memberikan sejumlah uang untuk plt Kepala Kemenag Kota Pasuruan, MF.

Uang yang disetorkan itu adalah uang yang didapatkan dari hasil potongan BOP untuk madin di Kota Pasuruan. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved