Breaking News:

Berita Bondowoso

Meski Terkena Refocusing, Pembangunan 75 RTLH di Bondowoso Akan Dipercepat

Namun tahun ini hanya 751 RTLH yang akan dibangun oleh pemda akibat adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Deddy Humana
surya/danendra kusumawardana
Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat 

SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten Bondowoso bakal melakukan percepatan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Hal itu sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, seharusnya terdapat 1.000 RTLH yang siap dibangun setiap tahunnya, kalau merujuk pada RPJNamun tahun ini hanya 751 RTLH yang akan dibangun oleh pemda akibat adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.MD.

"Sekarang tidak diperbolehkan untuk pembangunan fisik. Sehingga agak mengganggu progress pembangunan RTLH," kata Irwan, Jumat (18/6).

Irwan menjelaskan, ada sejumlah skema dalam pembiayaan RTLH. Selain itu, acuan rumah tidak layak huni yang bakal dibangun, akan berpegang data yang dilaporkan desa.

Rencana perbaikan rumah itu harus sesuai by name by adress dan jelas terintegrasi di Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). "Nanti kami lakukan pengawasan. Karena pembangunan RTLH selain menggunakan APBD II, juga ada APBN, serta ada dari dana desa. Ada pula (dananya) dari beberapa CSR," sebutnya.

Sementara Plt Kadis Perkim, Asnawi Sabil mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan aplikasi berbasis android tentang inovasi informasi rumah tidak layak huni (Simamahlani). Aplikasi tersebut digunakan untuk menghimpun semua data mengenai RTLH, yang akan dibagikan kepada semua kecamatan dan desa.

"Nanti prosesnya berjenjang. Desa akan melakukan input data, kecamatan memverifikasi, dan kami yang mentabulasi," tandasnya. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved