Breaking News:

Berita Lamongan

Mengganggu Ketertiban Umum, 4 Manusia Silver di Lamongan Diamankan Polisi

Keempat manusia silver diamankan anggota Polsek Deket, mereka ditangkap saat sedang beraksi di lampu merah pertigaan Deket, Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Manusia silver diamankan Polsek Deket, Lamongan, Jumat (18/6/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Empat manusia silver terpaksa diamankan polisi. Mereka ditangkap bukan karena penampilannya sebagai manusia silver, namun karena mengganggu ketertiban umum.

Keempat manusia silver diamankan anggota Polsek Deket, mereka ditangkap saat sedang beraksi di lampu merah pertigaan Deket, Lamongan, dengan meminta-minta uang kepada para pengguna jalan, Jumat (18/6/2021).

Kapolsek Deket, Iptu Sri Iswati didampingi Kanit Reskrim Polsek Deket, Ipda Sofian Ali kepada SURYA.CO.ID mengungkapkan, 4 manusia silver yang diamankan petugas kepolisian dari Polsek Deket itu adalah Sutaji (64) warga Desa Guminingrejo Kecamatan Tikung, Bayu Angga (25) warga Wringginanom Gresik, Sunarno (40) warga Juwining Klaten, Jateng dan Arifin (24) warga Pracimantoro, Wonogiri, Jateng.

"Mereka berempat kami amankan ketika kami tengah giat Kring Serse dan ke 4 orang manusia silver ini di simpang tiga Desa Deket kulon, Kecamatan deket," kata Sri Iswati.

Sementara, kata Sofian, ke 4 manusia silver ini diamankan petugas kepolisian saat sedang beraksi meminta uang kepada pengguna jalan dengan menggunakan kardus.

Selain mengamankan manusia silver, lanjut Sofian, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa kardus yang dipakai manusia silver dan uang tunai senilai Rp 105 ribu.

"Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan yang mendalam serta akan dilakukan pembinaan terhadap pelaku," ungkapnya.

Para manusia silver ini, kata Iswati, pihaknya akan menjerat mereka dengan tipiring Perda Provinsi Jatim Nomor 1 tahun 2009 tentang penyelengaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

"Kami juga berharap kerja sama dari masyarakat untuk upaya pemberantasan aksi yang diduga mengarah ke premanisme," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved