Breaking News:

Berita Surabaya

Marvel City Mall Surabaya Ajarkan Masyarakat Sekitar Urban Farming, Tujuannya

Marvel City Mall Surabaya mengajak masyarakat sekitar bercocok tanam dengan menggunakan teknik urban farming, Jumat sore (18/6/2021).

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Febrianto Ramadani
Suasana workshop urban farming dari DKPP yang digelar oleh Marvel City Mall Surabaya, Jumat sore (18/6/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Marvel City Mall Surabaya mengajak masyarakat sekitar bercocok tanam dengan menggunakan teknik urban farming, Jumat sore (18/6/2021). Diharapkan, hasilnya bisa berguna bagi warga dalam menciptakan daya tahan pangan di tengah pandemi Covid-19.

Selain itu, Marvel City Mall Surabaya juga melaksanakan cek kesehatan gratis, donor darah,dan garage sale dengan diskon besar-besaran. Berbagai suvenir sudah disiapkan bagi para pendonor untuk menyumbangkan darah kepada mereka yang membutuhkan.

Public Relation Marvel City Mall Surabaya, Ria Anggreni mengatakan, ini adalah program rutin yang diadakan tiap tahun. Meski diadakan sedikit berbeda karena biasanya pada bulan ramadhan. Kali ini diselenggarakan luar bulan Ramadan.

"Urban farming mengajak warga sekitar untuk bercocok tanam yang hasilnya bisa berguna untuk masyarakat sekitar itu sendiri. Karena masih Covid, jadi berfungsi juga sebagai daya tahan pangan. Kami bantu memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar dengan menanam cabai, tomat dan sayur mayur," ujarnya.

Harapannya, lanjut Ria, semoga urban farming yang ada ini bisa menjadi tanggung jawab bersama masyarakat sekitar.

"Sebelum masyarakat terjun ke tahap kedua membantu bercocok tanam di lahan kosong. Kami beri workshop dulu untuk warga sekitar. Ada dukungan dari DKPP Surabaya.Untuk mengajarkan masyarakat awam bagaimana cara bercocok tanam," terangnya.

"Kami harus terus berbagi dimanapun keadaan apapun kondisinya, kami selaku pemilik usaha yang ada di sekitar Jalan Ngagel, berusaha cari acara supaya berguna bagi masyarakat sekitar," imbuhnya.

Sementara itu, PPL Kecamatan Wonokormo DKPP Surabaya, M Djafar menyampaikan, teknik urban farming adalah cara bercocok tanam yang mudah dan murah bagi masyarakat perkotaan.

Menurutnya, bertani seringkali bermanfaat serta penting bagi masyarakat perkotaan, terutama di perkampungan.

"Ada lahan lahan di perkampungan dihijaukan dengan teknik tersebut karena mudah dan murah. DKPP sendiri akan membantu masyarakat apabila mengajukan bibit tanaman sayuran. Jika ada lahan di kampung kosong, mari dihijaukan," ucapnya.

Menurutnya, urban farming di saat pandemi ini bermanfaat sekali. Selain sebagai daya tahan pangan, jika tidak ada kegiatan keluar rumah, lebih baik memanfaatkan lahan kosong untuk ditanam sayur mayur.

"Mari kita hijaukan lahan lahan kosong dengan tanaman toga, sayuran yang nantinya bermanfaat bagi warga dan keluarga. Mari kreatif mengembangkan pekarangan di rumah atau fasum kita tanami sandang pangan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved