Breaking News:

Sosok

Happy Asmara, Dari Penyanyi Rock hingga Dinobatkan Sebagai Queen of Ambyar

Happy Asmara menjadi satu di antara penyanyi dangdut asal Jawa Timur yang sukses meniti karier secara nasional.

Penulis: Akira Tandika | Editor: Cak Sur
Istimewa/Instagram @happy_asmara77
Happy Asmara 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Happy Asmara menjadi satu di antara penyanyi dangdut asal Jawa Timur yang sukses meniti karier secara nasional.

Meski begitu, menjadi penyanyi dangdut sebenarnya bukan cita-cita dari dara berusia 21 tahun itu.

"Kalau aku sih yang penting berkarya saja. Karena basicnya dulu, aku memang bukan penyanyi dangdut. Malahan aku gabung grup rock waktu SMP," terang Happy dalam wawancara virtual yang digelar Indosiar.

Proses perpindahan genre itu, diceritakan Happy tidak ditempuh dalam waktu singkat.

"Waktu kuliah, baru genrenya berubah. Karena tujuannya waktu itu tetap ingin berkarya," ujarnya.

Karena semangat itu, yang kemudian membuat Happy mulai membuat lirik dan notasi. Saat itu, ia tak memikirkan lirik yang susah. Semuanya cukup berkaca pada kisah cinta yang ia jalani, maupun temannya.

Penggemar Didi Kempot itu juga menjelaskan bagaimana sebutan Queen of Ambyar itu mulai disematkan padanya.

"Sebetulnya kalau dibilang pingin jadi the next-nya siapa, jujur nggak ada. Termasuk saat mendapat sebutan dari Lord Didi," jelas Happy.

Happy mengatakan, saat itu memang mereka sedang ada di acara yang sama. Semua bintang tamu yang datang, laki-laki. Happy menjadi perempuan satu-satunya.

"Maka itu dijuluki Queen of Ambyar. Karena di panggung itu saya sendirian," imbuhnya.

Sebutan itu, juga tidak asal disematkan saja. Hal itu lantaran banyak karya-karya yang dibuat Happy Asmara, bernada galau.

"Salah satunya ya lagu 'Tak Ikhlasno' itu. Lagu itu sebetulnya nggak sengaja diciptakan. Tapi ternyata waktu survey pasar, banyak yang apresiasi dan dinilai cocok dengan karakter Happy," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved