Breaking News:

Berita Blitar

Kecopetan Uang Rp 30 Ribu Yang Didapat Susah Payah, Pemulung Tua Ini Menuai Simpati Kapolres Blitar

"Kami berjanji akan segera menangkap pelakunya karena anggota sudah kami kerahkan untuk memburunya," ungkapnya.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
surya/imam taufiq
Kapolres Blitar, AKBP Leonard M sinambela menemui lansia yang menjadi korban penjambretan di Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kamis (17/6/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Dengan usia yang sudah tua, kakek Poniman (74) hanya bekerja sebagai pemulung atau pengumpul barang rongsokan yang dijual untuk makan sehari-hari. Karena itulah, saat kabar mengenai kakek renta itu menjadi korban penjambretan beredar di media sosial (medsos), simpati pun mengalir bahkan mendorong Kapolres Blitar menemuinya, Kamis (17/6/2021).

Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela pun menemukan rumah kakek Poniman di Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Kapolres merasa terharu, bersimpati tetapi juga geram bahwa ada yang tega menjambret seorang pemulung setua itu.

Bahkan yang dijambret pun tidak seberapa yaitu hanya Rp 30.000 saat kejadian, Minggu (13/6/2021) pagi lalu. Tetapi tentu uang sebesar itu sangat berarti bagi kakek Poniman dan istrinya karena merupakan hasil berjalan jauh dan bekerja susah payah sebagai pemulung.

Datang bersama Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Ardian Yudo dan Polsek Kanigoro, AKP Suprapto, rasa iba dan haru seketika menusuk hati kapolres. Ternyata kakek Poniman memang orang miskin dan menjalani kehidupan yang sulit namun tetap terlihat tegar.

"Kami merasa iba karena kondisi tempat tinggal korban seperti itu. Makanya kami punya empati padanya," ujar Leonard.

Kakek Poniman dan istrinya menempati petak rumah seluas 6x6 meter persegi dan berlantai masih tanah. Sedangkan temboknya batako tanpa diplester. Batako itu merupakan bantuan dari dana desa.

Kehidupan bersahaja itu dilalui kakek Poniman bersama sang istri dengan bahagia meski hanya menjadi pemulung. Untuk mencari rumahnya juga tidak sulit karena berada di sebelah Utara balai desa Tlogo, Kecamatan Kanigorio atau berjarak 1 KM arah Barat Kantor Pemkab Blitar.

Meski begitu, Leonard tidak hanya bersimpati tetapi salut dan mengapresiasi kakek Poniman. "Begitu ketemu korban, kami tak hanya iba namun juga salut. Meski kondisi fisiknya sudah seperti itu ia tak mau menyerah melainkan tetap mencari nafkah sendiri," paparnya.

Saat berbincang dengan kakek Poniman, Leonard berjanji akan menangkap pelaku yang menjambretnya. Ia juga memberikan bantuan untuk kebutuhan dapur berupa sembako dan sejumla uang meski enggan menyebutkan nominalnya.

"Kami berjanji akan segera menangkap pelakunya karena anggota sudah kami kerahkan untuk memburunya," ungkapnya.

Dari perbincangan itu, kapolres juga semakin tahu bagaimana pasutri renta itu bertahan hidup. Setiap hari kakek Poniman dan istrinya mencari barang rongkosan dengan erkeliling kampung.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved