Breaking News:

Berita Surabaya

Aman dan Nyaman Mahasiswa Papua Kuliah di Surabaya, Merlin Dapat Ibu Angkat dan Bangun Daerahnya

Merlin sangat nyaman karena Surabaya menjunjung tinggi keberagaman. Persaudaraannya tinggi. Mahasiswi ini sampai menemukan ibu angkat di Surabaya.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Anas Miftakhudin
Nuraini Faiq
Mahasiswa Papua. Merlin Kalawen (dua dari kanan), Amos U Yuwayari, dan tokoh Papua di Jatim yang seorang pendeta, Ruben Simunapendi saat berdiskusi bersama Tim Pusat Pembinaan Ideologi LPPM Unesa, Jumat (17/7/2021). 

SURYA.CO.ID I SURABAYA- Merlin Kalawen, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) asal Kabupaten Sorong, Papua Barat, makin semangat ingin membangun Papua. Cewek Papua ni bertekad membangun sistem pendidikan Papua yang lebih maju.

"Saya tergugah untuk segera
menjadikan anak Papua maju. Mendapat pendidikan memadai. Saya ingin nantinya membangun pendidikan Papua yang lebih maju," ucap Merlin, usai Webinar Nasional
yang digelar Pusat Pembinaan Ideologi LPPM Unesa, Jumat (17/7/2021).

Merlin sangat nyaman karena Surabaya dan Jatim menjunjung tinggi keberagaman. Persaudaraannya tinggi.
Mahasiswi ini sampai menemukan ibu angkat di Surabaya.

Webinar Nasional Wawasan Kebangaaan tersebut mengangkat tema Potensi Mahasiswa Papua di Masa Depan.

Yang menarik dalam acara ini adalah dihadirkannya lansung sejumlah mahasiswa Papua di Jatim dan tokoh Papua di Jatim Ruben Simunapendi.

Webinar Nasional yang diikuti ratusan peserta secara
Online tersebut memberi kesempatan mahasiswa Unesa asal Papua untuk mengungkap pengalaman selama menempuh pendidikan tinggi di Surabaya.

Merlin Kalawen, mahasiswa Pendidikan dan Saatra Jerman Unesa. Kemudian Amos U Yuwayari yang saat ini menempuh pendidikan Perawat di Unmer Surabaya.

Keduanya dihadirkan langsung untuk testimoni sehingga dirinya berkesempatan menceritakan pengalamannnya.

Terutama soal kenyamanan dan aman selama menempuh pendidikan tinggi.

Selain mereka juga melakukan testimoni yang sama kepada maahasiswa Unesa dari Papua,
Yakni Helena Hindom (Sastra Indonesia) secara online.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved