Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Satgas Paparkan Hasil Tracing Kasus Virus Corona Varian Delta Asal India yang Ditemukan di Bangkalan

Satgas Covid-19 Jawa Timu rmenyampaikan tindak lanjut penelusuran tracing dari pasien Covid-19 varian India, delta B16172 yang ditemukan di Bangkalan.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Koordinator Tracing Satgas Covid-19 Jawa Timur, Kohar Hari Santoso saat diwawancara di Pendopo Kabupaten Sampang, Rabu (16/6/2021). 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Koordinator Tracing Satgas Covid-19 Jawa Timur, Kohar Hari Santoso menyampaikan tindak lanjut penelusuran tracing dari pasien Covid-19 varian India, delta B16172 yang ditemukan di Bangkalan.

Ia menyebutkan, bahwa dari tiga kasus yang telah diumumkan sebelumnya telah dilakukan tracing dan testing yang menghasilkan, istri dan anak dari tiga pasien Covid-19 varian delta juga terkonfirmasi positif.

Hal itu disampaikan Kohar di sela-sela mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di pendopo Kabupaten Sampang, Rabu (16/6/2021).

Mereka yang telah dinyatakan positif dari tracing kasus varian delta itu, kini tengah dilakukan tes lanjutan.

"Jadi kami jelaskan, ada tiga kasus Covid-19 varian delta yang dulu disebut dengan strain India. Salah satu dari mereka adalah warga Bojonegoro yang sedang rombongan ziarah ke Bangkalan dan kemudian terjaring penyekatan di kaki Jembatan Suramadu Surabaya," kata Kohar.

Salah satu di antara 11 orang rombongan ziarah itu ternyata dinyatakan positif Covid-19 dengan CT sangat rendah, di bawah 25. Sampel itu kemudian dibawa ke ITD Unair untuk dilakukan whole genome sequencing. Dan hasilnya ia tertular mutasi virus Corona varian delta B16172.

"Dari itu, kami langsung tracing sebagaimana arahan dari Ibu Gubernur. Dan didapatkan, istri dan satu anak yang bersangkutan juga positif. Apakah juga positif virus varian delta? Sekarang masih kami lakukan tes lanjutan dengan mengambil genomenya. Jadi kita tunggu dulu," tegasnya.

Ditegaskan Kohar, istri dan anak dari pasien kasus Covid-19 varian delta India yang juga dinyatakan positif itu sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Bojonegoro.
Sedangkan rombongan lainnya masih dilakukan pelacakan lanjutan, karena banyak yang rumahnya jauh dan sejumlah kendala yang lain.

Lalu bagaimana dengan hasil tracing dua warga dari Bangkalan yang juga positif terpapar mutasi baru virus SARS-CoV-2 varian delta B16172? Mereka, ditegaskan Kohar juga dilakukan tracing.

Hasilnya sama, masing-masing istri pasien tersebut juga positif. Anak-anaknya juga positif Covid-19. Sayangnya saat ditanya jumlah kasus baru dari hasil tracing tiga kasus varian baru yang telah dilakukan Satgas Covid-19, tidak gamblang disampaikan Kohar.

"Yang dua kasus dari Bangkalan itu juga kami tracing. Kami khawatir, ada lagi yang lain yang positif. Ternyata istri dan anaknya juga positif. Jumlahnya berapa nanti saya hubungi lagi," ucap Kohar.

Namun sampai berita ini ditulis, jumlah data hasil tracing yang sudah dilakukan Kohar belum diterima atau belum disebarkan.

Namun, Kohar sempat menyebutkan, bahwa tracing dilakukan pada mereka yang berkontak erat dengan pasien Covid-19 varian baru. Mereka yang ditracing terus dikembangkan dan tidak berhenti di penanganan pasien yang sudah positif. Melainkan juga melakukan tracing dan treatment.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved