Breaking News:

Berita Surabaya

Pria di Surabaya Ditangkap Polisi Saat Edarkan Sabu, Beralasan Terdesak Kebutuhan Hidup

Seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu asal Gubeng Grisingan Surabaya diringkus Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan Surabaya.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Minarko (56), pengedar narkotika jenis sabu-sabu asal Gubeng Grisingan Surabaya diringkus Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu asal Gubeng Grisingan Surabaya diringkus Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan Surabaya.

Pengedar bernama Minarko (56) itu ditangkap saat hendak mengantar paket sabu ke pembelinya.

Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan, AKP Endri Subandrio menyebutkan, jika penangkapan Minarko dilakukan setelah mendapat informasi warga.

"Kami mendapat informasi berikut ciri-ciri pengedar sabu. Kemudian kamu lakukan penyelidikan dan mendapati tersangka mengantar barang (narkoba) pesanan," kata Endri, Rabu (16/6/2021).

Saat digeledah, Minarko tengah membawa dua poket sabu yang hendak dibawanya untuk pesanan pembeli.

"Saat kami geledah ada dua poket sabu yang diselipkan di sekitar jok motor," imbuh Endri.

Tak percaya hanya simpan dua poket, polisi kemudian menggeledah rumah Minarko.

Hasilnya, ada enam poket sabu siap edar dengan berat total seluruhnya ada 2,91 gram.

Minarko kepada polisi mengaku jika ia nekat menjual sabu karena terdesak kebutuhan hidup.

Ia kemudian membeli paket sabu itu seharga Rp 3 juta untuk kemudian dipecah menjadi beberapa poket kecil.

Hasilnya, per poket ia bisa mengantongi untung hingga 50 ribu.

"Saya pengangguran. Dapat modal buat beli sabu. Saya puter uangnya," aku tersangka.

Akibat perbuatannya, Minarko kini mendekam di tahanan Mapolsek Pabean Cantikan Surabaya.

Ia dijerat pasal 112, 114 KUHP UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved