Breaking News:

Berita Lamongan

Lanjutkan Gerakan Merestorasi Lingkungan, Bupati Lamongan Pimpin Penanaman 1.400 Pohon Bambu

Yuhronur menambahkan, penanaman pohon di TPA Tambakrigadung itu selain bermanfaat untuk merestorasi ekositem juga dinilai bermanfaat

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Bupati-Wakil Bupati Lamongan melakukan Gerakan Menanam Pohon Bambu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tambakrigadung Kecamatan Tikung, Rabu (16/6/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Penanaman kembali lahan-lahan kritis dengan bibit tanaman baru sebagai upaya restorasi dan pelestarian lingkungan, telah gencar dilakukan Pemkab Lamongan.

Sejak Januari 2021, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat telah menanam total 15.000 pohon, masih dilanjutkan dengan penanaman pohon bambu yang dilakukan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Rabu (16/6/2021).

Gerakan penanaman bambu itu dilakukan Bupati Yuhronur Efendi bersama Wabup Lamongan, KH Abdul Rouf dan Pimpinan Wilayah BRI Surabaya, Triswahyu Herlina di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tambakrigadung Kecamatan Tikung.

Sebanyak 1.400 pohon bambu disiapkan guna mendukung kegiatan yang akan disebar di empat kecamatan di Lamongan, yakni Kecamatan Tikung, Kembangbahu, Sugio dan Sukodadi.

Bupati Yuhronur mengatakan, gerakan tanam pohon melalui program 'Mengetuk Pintu Langit Brilian' yang digagas Kanwil BRI Surabaya itu adalah bentuk pemulihan ekosistem. Juga juga sebagai bentuk pengembalian fungsi ekosistem tanah untuk menciptakan penghidupan berkelanjutan.

Pohon bambu, menurut Yuhronur, sangat tepat dan efektif karena selain memiliki resapan air paling bagus, juga dapat menangkal tanah longsor dan angin puting beliung.

“Kenapa harus bambu? Yang saya tahu, bambu lebih efektif dibanding pohon lainnya untuk mendapatkan udara lebih jernih dan bersih. Akan sesuai dengan kondisi tanah kita, secara spesifik bambu ditanam untuk menangkal tanah longsor dan angin puting beliung dan menangkal radikal bebas. Pohon bambu juga terbukti kuat,” ungkapnya.

Yuhronur menambahkan, penanaman pohon di TPA Tambakrigadung itu selain bermanfaat untuk merestorasi ekositem juga dinilai bermanfaat untuk masyarakat. “Banyak sekali manfaat pohon bambu, mulai akar sampai batangnya bisa dimanfaatkan semuanya,” katanya.

Selain TPA Tambakrigadung, Pemkab Lamongan juga memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPSP) yang dapat mengolah 50 ton sampah setiap harinya dan sampah yang tidak dapat diolah di TPSP akan dikirimkan ke TPA ini.

Pimpinan Wilayah BRI Surabaya, Triswahyu Herlina dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan menanam bambu dilakukan mengingat pentingnya memperbaiki kondisi iklim yang semakin tahun semakin naik suhunya. Sehingga dengan menanam, kondisi iklim kembali sejuk dan hijau kembali.

“Mengapa kami menanam? karena kami perlu memperbaiki kondisi iklim kita, jika tidak dihijaukan akan panas , ke depannya. Dan semoga penanaman pohon bambu ini dapat memberi manfaat untuk daerah dan masyarakat sekitar,” harap Herlina. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved