Breaking News:

Berita Tulungagung

Kisah Nenek di Tulungagung Ganjal Perut Lapar dengan Rebus Air Buat TKSK Gerah, Ini Fakta Sebenarnya

Baru-baru ini beredar kisah viral seorang nenek renta terlantar di gubuk bambu berukuran 2x4 meter di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten T

Penulis: David Yohanes | Editor: Musahadah
warganet
Almarhumah Nenek Binah semasa hidupnya dan gubuknya. Kisah nenek di Tuluangagung ini sengaja direproduksi ulang untuk menyudutkan pemerintah. 

SURYA.CO.ID - Baru-baru ini beredar kisah viral seorang nenek renta terlantar di gubuk bambu berukuran 2x4 meter di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung.

Dalam berita viral yang diunggah di sejumlah kanal di luar situs utama, diceritakan Nenek bernama Binah itu tidak punya beras dan bertahan hidup dengan merebus air untuk mengganjal perutnya yang lapar.

Hal ini untuk menggambarkan penderitaannya karena tidak mendapat bantuan pemerintah.

Dari penelusuran wartawan surya.co.id terungkap jika itu adalah kabar lama yang direproduksi ulang. 

Kabar ini membuat gerah Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Tingkat Kecamatan (TKSK) Kabupaten Tulungagung, Mohammad Imron Wahyudi.

Baca juga: Heboh Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga Kabupaten Ponorogo, Sempat Dikira Kucing

Hal ini beralasan karena  kenyataannya, nenek Binah sudah meninggal dunia sejak tahun 2019.

“Jadi berita itu hoaks. Mbah Binah sudah meninggal sejak 2019,” terang Imron.

Kenyataannya, hingga saat ini berita soal Nenek Binah terus diproduksi di luar situs arus utama.

Berita ini pertama kali muncul tahun 2017 silam, setelah diunggah warganet.

Saat itu pemerintah sudah bergerak dengan memberikan bantuan padanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved