Breaking News:

Penanganan Covid 19 di Nganjuk

Kampung Tangguh Bebas Narkoba upaya Pemkab Nganjuk Cegah Sebaran Covid sekaligus Peredaran Narkoba

Polres Nganjuk bersama Pemkab Nganjuk mulai mengimplementasikan Kampung Tangguh Bebas Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba).

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
surya.co.id/ahmad amru muiz
Kapolres Nganjuk AKBP Harviadi Agung Prathama menyerahkan masker dan handsanitizer kepada Kades Tanjungrejo Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk saat pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba. 

Dimana kasus narkotika sebanyak 47 kasus dan kasus penyalahgunaan obat berbahaya sebanyak 22 kasus. Dari ungkap kasus tersebut jumlah tersangka sebanyak 79 orang.

"Dengan Kondisi demikian tersebut maka diperlukan kerja keras semuanya untuk memberantas narkoba, salah satunya melalui Kampung Tangguh Bersih Narkoba," tandas Harviadi.

Sementara Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, Pemkab Nganjuk berharap dari Kampung Tangguh Bebas Narkoba tersebut bisa mengatasi tiga persoalan sekaligus. Yakni bahaya covid-19, bahaya Aids, dan bahaya Narkoba.

"Khusus penularan aids di Kabupaten Nganjuk ini tidak boleh dilupakan, ditengah kesibukan semuanya menanganai covid-19 maka aids dan narkoba harus tetap ditangani denga serius," kata Marhaen Djumadi.

Oleh karena itu, menurut Marhaen Djumadi, diperlukan inspirasi dan inovasi dalam penangaan covid-19, aids, dan narkoba sehingga bisa betul-betul bisa dicegah perkembanganya.

Bagaimanapun, ketiga persoalan tersebut memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap masyarakat di Kabupaten Nganjuk.

"Makanya, kami apresiasi dibentuknya Kampung Tangguh Bebas Narkoba yang kami harap bisa mencegah dan menjaga agar masyarakat tetap sehat," tutur Marhaen Djumadi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved